
MN, Medan – Sebagai bentuk perwujudan BUMN untuk negeri serta bentuk perhatian terhadap permasalahan bangsa, PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) / BKI memberikan bantuan 350 buah lifejacket untuk kebutuhan pelayaran di perairan Danau Toba Sumatera Utara pada Minggu (24/6).
Bantuan lifejacket yang diserahkan langsung oleh Direktur Operasi PT. BKI Mohamad Cholil dan Direktur Keuangan dan Administrasi Timbul Tambunan tersebut, merupakan salah satu produk terbaik yang berada di pasaran dan sudah memenuhi standar sebagai perlengkapan keselamatan di dunia.
Direktur Utama PT. BKI Rudiyanto menjelaskan bahwa bantuan lifejacket ini merupakan salah satu perwujudan BUMN untuk Negeri. Lifejacket tersebut sudah memenuhi standar Safety of Life at Sea (SOLAS) yang merupakan standar baku bagi standar keselamatan pelayaran internasional.
Ia juga menjamin kualitas dari lifejacket yang diberikan tersebut karena dipesan dengan agen yang memang sudah terpecaya selama ini.
“Lifevest yang diberikan oleh BKI adalah lifevest yang sudah sesuai dengan standar SOLAS dan kami pesan dari agent yangg juga approved,” ujarnya.
Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan K3 Nasional ini juga mengakui bahwa bantuan yang diberikan tersebut masih jauh dari cukup untuk kebutuhan pelayaran di perairan sekitar Danau Toba. Ke depannya, ia juga berharap BKI bisa memberikan lebih banyak lagi bantuan terkait aspek keselamatan pelayaran seperti ini.
Selain memberikan bantuan lifejacket yang sudah sesuai dengan standar SOLAS sebanyak 350 buah, BKI juga akan memberikan pelatihan vocational gratis bagi para awak kapal. Para awak kapal yang bisa memperoleh pelatihan ini tidak hanya awak kapal yang beroperasi di Danau Toba saja, namun juga akan diberikan kepada awak kapal di seluruh lokasi wisata di Indonesia.
“Mohon maaf jika bantuan sebanyak 350 lifevest ini memang kurang dari sisi kuantitas, ke depannya kami beharap bisa memberi lebih banyak lagi. Insya Allah kami juga akan memberikan pelatihan vocational gratis bagi para awak kapal yg beroperasi tidak hanya di TOBA tapi juga di daerah wisata lainnya di Indonesia,” pungkasnya.






