Terminal KCN pelabuhan Marunda Jakarta Utara

MN, Jakarta – Kawasan Berikat Nasional (KBN) Marunda adalah fasilitas terintegrasi dengan pelabuhan, berwawasan lingkungan dan bertaraf internasional, begitu salah satu featured words dalam website PT KBN (Persero) sebagai strategic business di Jakarta Utara.

“Pengguna jasa kepelabuhanan berharap agar pihak KBN memperhatikan kondisi jalan kawasan yang rusaknya bertambah parah,” tutur Kepala KSOP Kelas IV Marunda, Capt Isa Amsyari kepada Maritimnews di Jakarta, Selasa (8/12).

Menurut Capt Isa, pihaknya selaku regulator sesuai PM 76 tahun 2018 menjadi koordinator tertinggi Pemerintah di pelabuhan, sangat berharap agar manajemen PT KBN serius memperhatikan kondisi jalan internal yang tak lagi ideal tersebut.

“Apalagi memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, melihat kondisi jalan KBN Marunda sungguh memprihatinkan dan rawan kecelakaan,” terangnya.

Lebih dari 100 truk beraktifitas setiap harinya di area KBN juga pelabuhan Marunda, untuk melakukan kegiatan bongkar muat curah kering/cair dengan 2 (dua) BUP yakni PT Karya Citra Nusantara dan Marunda Center Terminal penerima konsesi dari Pemerintah.

Selain itu terdapat Marunda ALFA Jetty PT Pertamina Hulu Energi, serta kegiatan bongkar muat komoditi Batubara, crude palm oil (CPO), dan Pasir.

“Kami menampung keluhan masyarakat pengguna jasa kepelabuhanan terkait kondisi jalan di KBN Marunda, dalam rangka mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan Marunda sebagai penopang Tanjung Priok,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *