MNOL, Bali-Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio memberikan materi dalam kapasitasnya sebagai penasehat senior Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Marsetio mengatakan potensi pariwasata bahari Indonesia idealnya dapat menjadi motor penggerak pertumbungan ekonomi sebagai salah satu penyumbang devisa negara dan motor penggerak untuk membuka lapangan pekerjaan.
Marsetio mengatakan pembangunan sektor pariwisata bahari merupakan salah satu sektor prioritas pembangunan dalam kabinet kerja dan sejalan dengan visi presiden menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Perolehan devisa negara menurut lapangan usaha di sektor pariwisata Indonesia trennya naik. Pada tahun 2015 perolehannya sebesar 12,578.6 (Juta US$). Ini artinya sektor pariwasata adalah salah satu andalan kedepannya untuk mewujudkan visi presiden menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ucap Marsetio yang juga sebagai utusan khusus Indonesia untuk International Maritime Organization (IMO) di London.
Acara pemaparan tersebut merupakan rangkaian acara mengenai sosialisasi aplikasi yachters pasca diterbitkannya PP nomer 105 tahun 2015 tentang kunjungan kapal wisata asing ke Indonesia yang berlangsung di Puri Santrian Bali tanggal 22 September 2016.






