Hari Laut Sedunia: Jihad Melawan Pencemaran Laut dan Ilegal Fishing
Tepat pada hari ini, 26 tahun yang lalu tanggal 8 Juni 1992 dalam momentum KTT Earth Summit di Rio…
Tepat pada hari ini, 26 tahun yang lalu tanggal 8 Juni 1992 dalam momentum KTT Earth Summit di Rio…
Pemerintah harus segera merealisasikan visi misinya, bukan menyarankan produksi racun Kalangjengking sebagai bisnis menjanjikan. Untuk saat ini sangat sulit.
Dengan seapower yang cukup, Indonesia setidaknya tidak berdiam diri di tengah konflik.
Sesuai Pembukaan UUD 1945, Indonesia sejak merdeka dituntut untuk “……… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,…….”[1] yang secara jelas bahwa Indonesia harus berpartisipasi dalam tingkat regional dan global. Untuk mendukung tujuan misi atau tujuan nasional yang lebih luas ini, kekuatan militer dapat digunakan dalam memperluas domain dari nasional menjadi regional dan global. TNI sebagai satu-satunya militer Indonesia perlu untuk menyesuaikan diri dan mengalihkan tanggung jawab, tugas, fungsi dan perannya dalam mendukung tujuan nasional ini.
MN, Jakarta – Banyak kisah yang menjadi catatan para pelaku sejarah di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat, khususnya tentang gerak…
Artikel ini menganalisis relevansi pengertian litoral, perbedaan yang mendasar dalam operasi antara area perairan dalam dan pesisir, teknologi perubahan yang digunakan pada kapal perang dan taktik peperangan pesisir saat ini yang digunakan oleh angkatan laut.
Dengan demikian, sangatlah jelas bahwa sudah menjadi hak dan kewajiban negara pantai (Indonesia) untuk menjaga kedaulatan wilayahnya pada perairan-perairan tersebut dengan menerapkan hukum domestik atas pelanggaran Lintas Damai oleh kapal asing.
Oleh: Rusdianto Samawa* MN – Rencana pengadaan kapal ukuran besar sangatlah fantastis. Program ini menghipnotis pandangan Masyarakat Perikanan Indonesia (MPI),…
Menjadi Pelaut (Perwira Kapal) akan menjadi pilihan profesi yang menarik untuk pemuda selain profesi-profesi umum yang sudah ada.
Sebagai institusi yang relatif masih baru, Bakamla dihadapkan pada sejumlah tantangan tugas yang cukup berat, antara lain belum adanya sistem kaamanan laut yang dapat menyinergiskan pengelolaan keamanan laut.