Permudah Layani Konsumen, Pelindo III Luncurkan IBS
MNOL, Surabaya – Pelindo III terus berinovasi untuk memberikan layanan yang memudahkan bagi pengguna jasa pelabuhannya. Kemudahan layanan tersebut dilakukan dengan…
MNOL, Surabaya – Pelindo III terus berinovasi untuk memberikan layanan yang memudahkan bagi pengguna jasa pelabuhannya. Kemudahan layanan tersebut dilakukan dengan…
MNOL, Surabaya – Jabatan Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) yang…
MNOL, Jakarta – Apel Komandan Satuan (AKS) Tahun 2017 yang digelar diatas kapal perang KRI Surabaya 591 telah selesai, Kamis (23/2).…
MNOL, Surabaya – Jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya melaksanakan kegiatan latihan mengenai prosedur pengiriman dan penerimaan berita taktis dengan…
MNOL, Surabaya – Tetaplah menjadi prajurit Marinir yang profesional, berkarakter dan dicintai rakyat untuk mempertahankan NKRI. Demikian dikatakan Komandan Korps Marinir…
MNOL, Surabaya – Sebanyak 20 perwira TNI AL dari berbagai satuan mengikuti pendidikan S-2 Analisa Sistem Riset dan Operasi (ASRO) di…
MNOL, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan sinergi antar bidang serta untuk mewujudkan program prioritas tahun anggaran 2017, Bakamla RI mengadakan…
MNOL, Denpasar – Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengatakan masyarakat internasional mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Indonesia dalam mengatasi masalah kelautan dan…
MNOL, Denpasar – World Ocean Summit (WOS) 2017 mulai diselenggarakan hari ini, Kamis (23/2) di Sofitel Nusa Dua Bali dan…
Pada pertemuan antara Koarmabar dengan Divisi Eskorta 13 Angkatan Laut Jepang membahas berbagai masalah seputar kemaritiman dan pertahanan negara. Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menegaskan dalam menghadapi perkembangan dunia yang kompleks saat ini, kerja sama adalah kunci, dan bagi negara maritim stabilitas keamanan regional sangat diperlukan. Sebagai penjaga lautan, Komando Armada RI Kawasan Barat berkomitmen menjaga keamanan di perairan wilayah barat Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan. Oleh karena itu, Koarmabar membentuk Tim Reaksi Cepat Koarmabar atau Western Fleet Quick Response (WFQR) untuk mendukung upaya mengatasi pelanggaran di laut yang berdasarkan hukum nasional maupun hukum internasional yang terjadi di perairan barat Indonesia.