Ribuan Nelayan akan Sambangi Istana Negara pada 11 Juli 2017 Mendatang
Demonstrasi ini adalah bentuk keprihatinan dunia perikanan tangkap yang dilarang alat tangkapnya oleh Menteri Susi Pudjiastuti.
Demonstrasi ini adalah bentuk keprihatinan dunia perikanan tangkap yang dilarang alat tangkapnya oleh Menteri Susi Pudjiastuti.
Berbeda dengan pernyataan Susi, pada bulan Mei lalu di Jakarta, produksi dan ekspor hasil perikanan di Bitung saat ini telah mengalami kemerosotan drastis.
Bertambahnya stok ikan itu beserta angka impor yang turun sejak 2015 dan bertambahnya konsumsi ikan nasional pada 2016 masih belum diiringi dengan tingkat kesejahteraan nelayan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menetapkan praktik illegal fishing sebagai kejahatan transnasional yang terorganisir (transnational organized crime)
Norwegia akan membantu Indonesia dalam peningkatan kapasitas dan pendidikan guna memerangi IUUF.
Menteri Susi berpendapat, pembagian kuota penangkapan ikan di wilayah ZEE harus dilakukan seadil mungkin.
Nelayan di seluruh Indonesia dimulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Manado, Bitung, Lamongan dan lainnya sudah bergejolak untuk melakukan penuntutan kepada pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin oleh Susi Pudjiastuti.
Sebagai sekolah vokasi usaha yang membekali siswanya untuk mampu tidak hanya menjadi tenaga kerja professional namun juga mampu membentuk usaha baru, tahun ini 56 orang lulusan telah merintis usaha di bidang perikanan.
Presiden tidak ingin hal ini terjadi berlarut-larut sementara visi Poros Maritim Dunia yang di dalamnya memuat kesejahteraan nelayan terabaikan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan ini merupakan jumlah yang paling banyak di periode yang sama, jika dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.