IK2MI Serukan Perwujudan Tata Ruang Laut Nasional untuk Masa Depan Indonesia

Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Indonesia

Maritimnews, Jakarta – Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (IK2MI) hari ini menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) bertajuk “Wujudkan Tata Ruang Laut Nasional untuk Indonesia ke Depan” di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta, (24/2/16). Tema itu dipilih mengingat masih semrawutnya konsep tata ruang laut Indonesia di tengah visi poros maritim dunia.

Ketua IK2MI, Laksdya TNI (Purn) Didik Heru Purnomo dalam sambutannya saat mengawali FGD tersebut mengungkapkan bahwa acara ini merupakan bentuk komitmen IK2MI dalam memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat maritim pada khususnya mengenai tata ruang laut.

“IK2MI bervisi laut yang aman, sejahtera dan mengingatkan kembali kepada visi presiden poros maritim dunia,” kata Didik.

Konsep penyusunan tata ruang laut nasional berbasis keamanan laut di wilayah kelautan Indonesia yang menyeluruh dan terpadu di dalamnya antara lain harus memuat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kelautan. Selain itu yang menyangkut sistem konektivitas kemaritiman, kawasan-kawasan laut strategis, zonasi peruntukan penggunaan ruang laut pada skala nasional dan sesuai potensi daya dukung lingkungannya.

Lebih lanjut, Didik mengeluhkan permasalahan yang terjadi dalam konteks tata ruang laut nasional masih terdapat benturan-benturan pada peraturan yang mengatur tentang penyusunan tata ruang laut itu, antara lain Undang-Undang no 26 tahun 2007  tentang Penataan Ruang dengan Undang-Undang no 32 tahun 2014 tentang Kelautan .

“Dari tahun ke tahun kita masih menghadapi masalah yang sama, yaitu belum selesainya penyusunan tata ruang laut nasional,” tandasnya.

Padahal, menurutnya penyusunan tata ruang laut nasional mempunyai dampak yang positif  baik ekonomi, sosial maupun lingkungan. Kemudian, Pensiunan Bintang Tiga TNI AL itu juga mengingatkan agar penyusunan tata ruang laut nasional penting bagi Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Para pakar harus merumuskan keterkaitan antara tata ruang laut nasional kita dengan MEA yang sangat terkait dalam konteks pertahanan dan keamanan maritim kita,” tegasnya.

Sementara itu mantan Sesmenko Polhukam Laksdya TNI (Purn) Joko Sumaryono turut menyampaikan pentingnya penyusunan tata ruang laut nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kalau dilihat dari konteks moral maka jangan salahkan orang lain bila banyak pencurian ikan di laut kita, karena kita tidak bisa memanfaatkan laut kita dengan baik,” ujar Joko.

Sambung, mantan Pangarmabar periode 2002-2003 itu mengingatkan agar penyusunan tata ruang laut nasional merupakan bentuk kesinambungan dari perjuangan para pendahulu sejak berdirinya NKRI. Dan hal itu pun selaras dengan adanya visi presiden poros maritim dunia.

“Tugas negara setelah merdeka adalah melindungi, mensejahterakan dan mencerdaskan sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945. Penyusunan tata ruang laut nasional ini merupakan bagian dari negara dalam menjalankan tugas konstitusi,” pungkasnya.

Turut hadir sebagai pembicara dalam FGD itu antara lain Deputi IV Kemenko Maritim dan Sumber Daya Safri Burhanudin, Deputi Bidang Maritim dan SDA, serta Pakar kelautan Son Diamar. FGD tersebut dimoderatori oleh Sekretaris IK2MI Joko Tjahyo. (AN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

8 hours ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

11 hours ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

3 days ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

3 days ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

3 days ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

4 days ago