Gaungkan Poros Maritim Dunia, APMI Akan Hadiri OISAA Asia-Oceania di Hongkong

Hongkong menjadi negara yang maju dalam bidang maritimnya

Maritimnews, Jakarta – Dalam menggaungkan visi presiden poros maritim dunia (Maritime Axis), Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) menerima undangan dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Asia Oceania dalam OISAA Asia-Oceania Symposium 2016 di University of Hongkong pada 9 April 2016 mendatang.

Menurut Sekjen APMI, Ahlan Zulfakhri saat ditemui oleh maritimnews.com di Jakarta beberapa waktu lalu menuturkan bahwa forum itu menjadi momentum strategis dalam memperkenalkan poros maritim dunia seantero Asia-Pasifik. Rencananya, APMI akan mengirim 2 delegasinya ke forum internasional tersebut.

Sebagai negara yang maju dalam bidang maritimnya, Hongkong diharapkan mampu mentransfer ilmu dan strateginya dalam membangun kemaritiman Indonesia.

“Hubungan Hongkong dengan Indonesia dalam bidang maritim sangat erat karena dalam sejarahnya masuk jalur sutera yang pada masanya memiliki pengaruh cukup besar dalam perkembangan Indonesia, yang pada saat itu bernama Nusantara,” kata Ahlan.

Sambungnya, pada masa saat ini, Hongkong memiliki 2 posisi yang sangat strategis, pertama adalah Port of Hongkong yang merupakan salah satu terminal tersibuk di dunia. Kedua adalah potensi pariwisata Hongkong dengan adanya Museum of Maritime yang menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup menarik.

Secara filosofis, Hongkong memiliki pengaruh yang sangat kuat untuk perkembangan maritim dunia. “Artinya posisi tersebut seharusnya juga mampu dilakukan Indonesia, karena perlu diketahui kita juga memiliki potensi yang besar dalam bidang maritim terutama dari potensi internalnya,” tambah Ahlan.

Masih kata Ahlan, negara-negara yang memiliki port kuat rata-rata adalah mereka yang dapat menyediakan fasilitas pelabuhan dan industri pendukung untuk dunia maritimnya. Lulusan Perkapalan Undip itu berharap dengan hadirnya APMI dapat meningkatkan hubungan antara pemuda di Indonesia di tanah air dengan pemuda Indonesia di Hongkong.

“Pada agenda yang diadakan PPI Asia-Oceanonia dapat memberikan masukan kawan-kawan pemuda di Hongkong akan potensi tersebut. Agar ke depan setelah mereka pulang ke Indonesia dapat bersama membangun kemaritiman Indonesia,” imbuhnya.

Acara simposium rencannaya juga dihadiri oleh Menko Maritim Rizal Ramli, Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Maritim dan Sumber Daya Arif Havas Oegroseno dan pakar hukum laut Chandra Motik. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

45 minutes ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

9 hours ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

1 day ago

TPS Gelar Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jatim

Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…

1 day ago

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

3 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

4 days ago