IUU Fishing masih Jadi Sorotan KKP di tahun 2016

KKP terus fokus dalam memberantas illegal fishing.

MNOL, Jakarta – Illegal Unreported dan Unregulated (IUU) Fishing masih menjadi fokus utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam kurun waktu 2016 ini. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Kelautan Perikanan Susi Pujiastuti dalam acara Chief Editors Meeting di KKP beberapa waktu lalu.

Menurut Susi, IUU Fishing secara umum berkontribusi terhadap 10% sampai 22% total produksi perikanan dunia. Akan tetapi di Indonesia, IUU Fishing telah menyebabkan kerugian Negara sampai Rp 9 triliun hanya dalam satu tahun pada 12 pelabuhan perikanan saja. Sedangkan Indonesia memiliki lebih dari 800 pelabuhan perikanan.

Lebih lanjut, wanita asal Pangandaran itu juga menyatakan IUU Fishing berhubungan dengan kerusakan ekosistem laut.

“IUU fishing juga berdampak negatif pada ekosistem kelautan dan populasi kehidupan laut yang sangat besar.Beberapa wilayah penangkapan ikan di laut Indonesia telah dikeruk habis,” ungkap Susi.

Susi juga merinci Indonesia telah mengalami kerugian hingga US$ 20 miliar per tahun karena IUU Fishing  juga mengancam 65% terumbu karang Indonesia. Lebih dari 85% stok ikan global berisiko dan memiliki dampak buruk terhadap kegiatan perekonomian nelayan berskala kecil akibat adanya IUU Fishing.

Menurut Susi, hal itu tidak bisa dibiarkan jika Indonesia ingin menjadi poros maritim dunia. “Kita harus berantas habis IUU Fishing, kalau tidak nelayan kita akan bertambah susah,” kata dia.

Susi mengakui peningkatan drastis telah diukir KKP dalam setahun terakhir. Di mana hal itu dirasakan karena pemerintah membuat gebrakan dengan melakukan banyak penenggelaman kapal pelaku IUU Fishing.

Di akhir pemaparannya, pada tahun 2015, dia menyatakan perikanan telah menyumbang PDB Indonesia terbesar sejak empat tahun terakhir.

“Pertumbuhan PDB Perikanan tahun 2015 merupakan pertumbuhan PDB perikanan tertinggi sejak tahun 2011 yaitu sebesar 8,37%,” pungkasnya. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

20 hours ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

3 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

4 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

5 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

6 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

7 days ago