MNOL – Jakarta, Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 berhasil menangkap 15 orang pelaku pengeboman ikan yang menggunakan bahan peledak yang sangat meresahkan masyarakat Subi dan Serasan Natuna, Sabtu (25/6).
Berdasarkan informasi dan laporan dari masyarakat dan nelayan bahwa di daerah Subi dan Serasan banyak aktivitas masyarakat menangkap ikan menggunakan bom dan akhirnya ditindaklajuti oleh Tim WFQR 4 dan berhasil menangkap ke 15 orang pelaku.
Dengan menggunakan KRI Tengku Umar-385 ke 15 orang pelaku pengeboman dibawa ke Lanal Ranai untuk diadakan pembinaan dan penyadaran bahwa tindakan yang selama ini mereka lakukan sangat berbahaya dan merugikan lingkungan hidup.
Menurut Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Arif Badrudin, limabelas pelaku tersebut akan diadakan pembinaan dan pelatihan dari Lanal Ranai berupa pelatihan budidaya rumput laut dan perikanan agar mereka tidak lagi melakukan tindakan yang sangat merugikan tersebut.
Selain itu KKP akan bekerja sama dengan koperasi Lanal Ranai dalam bentuk penyediaan 62 keramba jaring apung, 10 pompong berukuran 5 GT dari KKP dan jaring, bantuan tersebut akan dikelola bagi 18 orang nelayan pembius ikan yang sudah dibina selama 1 bulan di Mako Lanal Ranai.
Sementara itu barang bukti Bom melotov dan detonator yang mirip dipakai TNI berhasil disita dan akan ditelusuri dari mana mereka mendapatkanya. (APS)
Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…
Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…
Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…
Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…