Categories: EkonomiTerbaru

Peran Penting TNI AL Dalam Menjaga Wilayah Ekonomi Indonesia

Pangarmatim dan Ketua BPD Jatim Giri Bayu Kusuma melaksanakan saling tukar cinderamata bersama dengan Staf BPD Jatim.
MNOL-Surabaya, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.,  dalam acara Seminar Rakerda XIV dan Diklatda I BPD HIPMI Jatim 2016, memberikan materi tentang Peran TNI AL dalam menjaga wilayah ekonomi Indonesia untuk mewujudkan sektor kelautan-perikanan lokal yang berdaya saing. Bertempat di Ballroom Hotel Mercure, Surabaya. Kamis, (15/12).
Kepada 250 peserta yang hadir dari 27 kota se-Jatim, Pangarmatim menyampaikan bahwa negara kepulauan terbesar di dunia ditinjau dari konstelasi geografisnya, Indonesia adalah negara kepulauan punya keunikan dan kekayaan tiada duanya. Selain memiliki 17.499 pulau, indonesia juga mempunyai panjang pantai terpanjang kedua setelah Kanada, yaitu mencapai 80.791 Km. Berdasarkan UNCLOS 1982 luas wilayah perairan Indonesia mencapai 5,8 juta Km².
Sebagai negara kepulauan dengan kedaulatan yang meliputi wilayah darat, laut dan udara, maka posisi dan konstelasi geografis Indonesia dalam percaturan global dan regional sangatlah strategis. Namun demikian, dibalik nilai startegis terdapat kerawanan dan ancaman terhadap eksistensi kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Kondisi geografis Indonesia terletak di jalur perdagangan dunia yang merupakan jalur pelayaran yang ramai dan padat memiliki laut dengan sepuluh negara tetangga, yakni India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Palau, Papua Nugini, Timor Leste, dan Australia.
“Peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan menegakkan hukum serta menjaga kepentingan nasional di wilayah laut Yuridiksi Nasional akan mampu membangun stabilitas keamanan di laut sehingga mendorong kondisi pertumbuhan ekonomi yang kondusif dalam pembangunan nasional akan mampu bersaing dalam menghadapi perekonomian global,” ucap Pati berbintang dua tersebut.
Lanjut Pangarmatim, terciptanya stabilitas keamanan di laut akan mendorong para pelaku bisnis untuk mampu bersaing dalam pembangunan ekonomi nasional demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Oleh karenanya diperlukan kerja sama komprehensif dan integral serta kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari seluruh komponen bangsa ini, agar pembangunan perekonomian di sektor kelautan-perikanan yang memiliki daya saing.(Bayu/MN)
A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

8 hours ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

17 hours ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

2 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

3 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

3 days ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

3 days ago