Ditjen Perhubungan Laut bersama BKI Gelar Sosialisasi Hasil Sidang IMO 2016

MNOL, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI bersama Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menggelar acara sosialisasi hasil sidang IMO 2016 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (11/1) untuk menyebarluaskan hasil-hasil pembahasaan sidang Internasional Maritime Organization (IMO) yang meliputi Maritime Safety Committee (MSC) sesi ke 96 dan 97, maritime environment protection committee (MPEC) sesi ke 69 dan 70 kepada para pemangku kepentingan industri pelayaran nasional.

Acara yang dibuka oleh ketua komite kebijakan pertimbangan kebijakan publik di sektor perhubungan yang juga utusan khusus menteri perhubungan untuk IMO Laksamana (Purn) DR Marsetio dihadiri oleh seratusan peserta yang terdiri dari pejabat dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI AL, kalangan akademisi, para professional dan para praktisi di industri pelayaran nasional.

Selain melakukan sosialiasi hasil sidang IMO MSC 96 dan 97 serta MPEC 69 dan 70, pada kesempatan ini juga dipaparkan beberapa agenda yang akan menjadi trend pembahasaan sidang IMO 2017 seperti industrial personel dalam pelayaran internasional dan guidelines G8 BWM untuk persetujuan sistem menajemen air ballast kapal.

MSC adalah komite IMO yang melakukan pembahasan hal-hal yang terkait dengan keselamatan maritim. Materi yang dibahas dalam MSC 96 dan 97 tersebut antara lain menyangkut keamanan dunia maya bidang maritim (maritime cyber security), penerapan goal base standart, kesepakatan untuk membuat bab baru pada SOLAS terkait Carriage of Industrial Personal, dan laporan dari beberapa sub comitte seperti Ship Safety & Equipment, Carriage of Cargoes and Container, dan Ship Design and Construction.

Sementara MEPC adalah komite IMO yang melakukan pembahasan terkait perlindungan lingkungan maritim. Sepanjang 2016, IMO menyelenggarakan dua sesi MEPC 69 dan 70 yang antara lain membahas amandemen atau perubahan MARPOL Annex I, Annex II, Annex IV, Annex V, dan Annex VI. Pembatasan kandungan sulfur dalam bahan bakar kapal, sistem pengumpukan data untuk konsumsi BBM kapal, dan konvensi Air Ballast yang akan mulai diberlakukan pada 8 september 2017.

Pada kesempatan sosialisasi tersebut, BKI juga memaparkan aplikasi Green Padma yang merupakan produk devisi riset dan pengembangan BKI sebagai alat bantu menghadapi berlakunya data collection system dan aplikasi android untuk perlengkapan keselamatan kapal yang bermanfaat sebagai alat bantu melakukan pemeriksaan mandiri sebelum inspeks oleh PSC.

Selain itu BKI juga memaparkan sertifikasi free asbestos terkait ketentuan pelarangan penggunaan material asbestos baik untuk kapal bangunan baru maupun kapal yang sudah ada.

BKI dalam kapasitasnya sebagai Recognized Organization bidang klasifikasi selama ini selalu ambil bagian mendukung delegasi pemerintah republik Indonesia dalam sidang-sidang IMO. (AS)

 

 

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

2 days ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

7 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

1 week ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago