Categories: HLPelayaranTerbaru

Ditjen Hubla Amankan Kapal Tanker MT. Pisces Berbendera Malaysia Tanpa Awak di Perairan Batam

Kapal tanker MT Pisces tanpa awak diamankan PLP Tanjung Uban di perairan Batam

MNOL, Batam – Kapal Patroli KN Rantos P210 milik PLP Tanjung Uban yang sedang melakukan patroli menemukan kapal tanker MT. Pisces berbendera Malaysia berlabuh tanpa awak pada posisi 01″-11′-963 N 104″-06′-967″E dekat lokasi rawan karena ada jaringan pipa gas bawah laut pada hari Rabu (15/2) di Perairan Pulau Nongsa, Batam.

Data yang ditemukan petugas Kapal Patroli KN. Rantos P210 diketahui bahwa Kapal tanker MT. Pisces berbendera Malaysia dengan berat 316 GT serta memiliki nomor IMO 8604242.

Atas dasar penegakan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) memerintahkan untuk mengamankan kapal tanker berbendera Malaysia tersebut.

“Kapal Patroli KN. Rantos P210 mendapatkan laporan informasi dari kapal pengawas pipa gas bawah laut CB. Petir terkait dengan adanya kapal Tanker yang berlabuh pada jarak rawan 400 meter dari posisi jaringan pipa gas bawah laut,” terang Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM dalam siaran persnya, Jumat (17/2).

Sementara Direktur KPLP Ditjen Hubla Capt Jonggung Sitorus menyebutkan bahwa kapal tanker MT. Pisces diamankan karena sangat membahayakan alur pelayaran dan berlabuh di posisi yang rawan karena adanya jaringan pipa gas bawah laut. Pengamanan dilakukan dengan menariknya ke dermaga PLP Tanjung Uban.

“Kapal itu jelas membahayakan keselamatan pelayaran dan tentunya harus ditelusuri mengapa kapal tanker tersebut berlabuh di lokasi rawan dan ditinggalkan oleh Nakhoda dan ABK nya,” tegas Direktur KPLP.

Kepala PLP Tanjung Uban, Soehardi menambahkan, pihaknya menarik kapal tanker tanpa awak ke dermaga PLP Tanjung Uban dengan menggunakan Kapal Patroli KN. Kalimashada P.115. “Kapal MT. Pisces ditarik oleh Kapal Patroli KN. Kalimashada ke dermaga PLP Tanjung Uban dan telah sandar pada Kamis (16/2) pukul 17.40 WIB guna pengecekan dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Saat ini pemilik kapal atau agen kapal sedang dicari keberadaannya untuk melakukan pemeriksaan terkait izin dan dokumen kapal tanker MT Pisces. Selanjutnya, KPLP juga meminta informasi dari VTS Batam dan Kantor Pelabuhan Batam terkait dengan izin masuk ke perairan Indonesia. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

1 day ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

4 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

6 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

1 week ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago