Categories: KKPTerbaru

Modernisasi Pelabuhan Perikanan dan Pasar Ikan, Fokus Pertemuan Antara KKP Dengan Jepang

KKP Bahas Pelabuhan Ikan dan Pasar Ikan pada bertajuk “Workshop Management Fishing Port and Fish Market” (24/2).

MNOL, Jakarta – Pelabuhan merupakan tajuk utama dalam menjalankan konsepsi poros maritim dunia. Pelabuhan dan transportasi laut sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi terlaksananya ekonomi pasar bebas. Hambatan dalam suplai dan distribusi arus produksi pada aspek kepelabuhan harus dapat diatasi. Dalam membaca situasi global saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertransformasi dalam manajemen perikanan, terutama pada pelabuhan perikanan dan pasar ikan. KKP menyelenggarakan workshop bertajuk “Workshop Management Fishing Port and Fish Market” dengan menghadirkan para pakar dari Jepang. Adapun pakar-pakar yang hadir adalah Dr. Mikami Nobuo, Prof. Yamao Masahiro dan Mr.Sugiyama Masanori.

Dalam workshop dibahas mengenai peningkatan produksi perikanan terkait fasilitas, pasar ikan dan sistem rantai / pasokan dingin (fish market and cold / supply chain system) seperti yang berada di Prefektur Shizouka, Numazu City. Hal tersebut dilakukan agar  pengelolaan stok di pelabuhan perikanan terjaga dengan baik, seperti pemeliharaan yang efisien untuk fasilitas pelabuhan perikanan

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief Widjaja mengatakan, pertemuan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk sharing informasi mengenai manajemen pelabuhan perikanan dan paar ikan dari pakar yang handal di bidangnya.

“Di sini kami mendengarkan para pakar pelabuhan perikanan Jepang. Mereka berbagi keahlian dan pengalaman bagaimana pengelolaan Pelabuhan Perikanan dan Pasar Ikan di Jepang yang akan jadi pembelajaran KKP untuk melaksanakan Modernisasi Sentra Perikanan yang menjadi Program Utama KKP di tahun 2017”, tegas Sjarief saat membuka pertemuan workshop tersebut di Gedung Mina Bahari IV Kantor KKP, Jakarta, Jum’at (24/2).

Pasar ikan dan pelabuhan perikanan merupakan pintu gerbang menuju pasar ekspor. Tentu, hal ini akan meningkatkan nilai tukar nelayan (NTN) dan pelaku usaha di bidang perikanan. Hal ini tentu perlu mendapat dukungan seluruh pelaku usaha perikanan, khususnya nelayan dan pembudidaya ikan. Modernisasi pasar ikan dan manajemen pelabuhan ikan menjadi dorongan agar menjaga keberlangsungan usaha yang dilakukan Pemerintah, dalam hal ini KKP.

Transformasi terus dilakukan oleh KKP, sebagaimana pada tahun ini akan melakukan modernisasi pelabuhan perikanan dan pasar ikan di lima lokasi. Disamping itu, KKP juga melakukan pembangunan sentra kelautan perikanan terpadu di 12 lokasi, Setelah itu, dilakukan pembangunan perikanan, area perikanan dan desa nelayan. (Trianda Surbakti/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

1 day ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

2 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago