Menko Luhut
MNOL, Gresik – Pungutan liar (pungli) masih menjadi momok yang meresahkan bagi kalangan pelaku usaha di Indonesia. Di bidang transportasi sendiri,khususnya transportasi laut, pungli masih marak. Ini terbukti dengan tertangkapnya beberapa oknum pemerintahan dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan di Pelabuhan Palaran beberapa yang lalu.
Saat diminta komentarnya tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Pelabuhan Palaran, Samarinda, Luhut mengatakan ini adalah bagian dari usaha pemerintah untuk memerangi inefisiensi yang terjadi selama ini.
“Bagus itu, Pak Menteri Perhubungan kemarin sudah memberitahukan kepada saya bahwa ada sekitar Rp 6 miliar lebih yang ditangkap, Ini menjadi bagian dari usaha kita membersihkan bongkar muat di pelabuhan yang selama ini terlalu dimonopoli. Kita ingin melakukan efisiensi agar produktivitas terus berjalan,” jawabnya.
Akhir pekan lalu Bareskrim Polri melakukan OTT atas praktik pemerasan, pencucian uang, dan premanisme yang dilakukan di wilayah Pelabuhan Palaran Samarinda yang menyebabkan tingginya biaya bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Palaran. (Anugrah/MNOL)
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…
Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…
Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…
Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…
Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…