Pangarmatim saat meninjau pembangunan fasilitas Lantamal V
MNOL, Surabaya – Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H.,M.A.P., di dampingi oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama (Laksma) TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., dan Komandan Gugus Tempur Laut Wilayah Timur (Danguspurlatim) Laksma TNI Dadi Hartanto, MTr (Han), meninjau pembangunan Fasilitas Lantamal V Surabaya meliputi, Pembangunan Balai Prajurit, Mess Perwira dan Lapangan Tembak JW. Kainama dilahan TNI AL Pesapen Surabaya, Rabu (8/3).
Pangarmatim dalam kunjungannya menyampaikan kepada kontraktor agar segala sesuatunya dikerjakan sesuai dengan spek, “Saya mengharapkan agar dalam pembangunan Fasilitas militer ini dilaksanakan sesuai dengan spek, jangan sampai ada yang dikurangi,” ujarnya.
Selain itu Pangarmatim Juga berpesan kepada Danlantamal V untuk selalu menjaga dan merawat fasilitas sarana dan prasarana yang ada dalam menunjang pelaksanaan tugas Lantamal V ke depan.
Setelah meninjau pembangunan balai prajurit dan mess perwira, Pangarmatim bersama rombongan menuju ke lapangan tembak JW. Kainama. Lapangan tembak JW. Kainama ini memiliki panjang 150 m dengan lebar 50 m, didalam gedung mempunyai beberapa fasilitas antara lain: lobby, lounge VIP, ruang kelas I dan II, kantor, 6 unit toilet, musholla, gudang, pantry, tribun menembak dan lorong tinjau.
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…