Categories: HLPelabuhanTerbaru

Pelabuhan Sintete Butuh Mobile Crane guna Capai Target Bongkar Muat 3 Hari

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Pelabuhan Sintete pada Maret 2017

MNOL. Sintete – Setelah kehadiran Menteri Perhubungan di Pelabuhan Sintete Kabupaten Sambas Kalimantan Barat pertengahan Maret 2017 lalu yang menginginkan agar kegiatan bongkar muat dapat ditekan menjadi 3 hari, serta meninjau dermaga sepanjang 35 meter milik Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut yang akan dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia II cabang Pontianak.

“Dermaga milik Kementerian Perhubungan sepanjang 35 meter akan dikerjasamakan dalam bentuk kesepakatan Kerja Sama Pengoperasian dan Menteri Budi Karya Sumadi meminta agar kegiatan bongkar muat dievaluasi agar dapat menjadi 2 – 3 hari saja,” jelas Chief Manager Pelabuhan Perintis Sintete PT Pelindo II Pontianak, Siz Iskandar kepada Maritimnews, Jumat (31/3).

Siz menegaskan, guna merealisasikan waktu bongkar muat yang diharapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, manajemen pelabuhan Sintete akan berupaya sekuat tenaga antara lain dengan rencana mengadakan fasilitas pendukung bongkar muat yakni mobile crane yang mampu menghandle barang/sekali angkut sebanyak 5 ton, sedangkan memakai crane kapal hanya 2,5 ton. “Kami telah mengajukan pengadaan mobile crane kepada pihak Pelabuhan Indonesia II,” ujarnya.

Seperti telah diketahui bersama, selama ini kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Sintete mencapai waktu 5 – 7 hari.

Menurut Siz Iskandar, bahwa lamanya waktu bongkar muat dapat disebabkan oleh gudang yang cukup jauh dari Pelabuhan Sintete. Gudang penerima pemilik barang sebahagian besar berada di wilayah Singkawang. Waktu tutup gudang penerima pun ditentukan jam 5 sore, akhirnya kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Sintete hanya terbatas pada jam 3 sore. Mengapa? Tak lain agar truk pembawa barang bisa sampai gudang penerima sebelum warehouse closing time (adapun jarak tempuh darat Pelabuhan Sintete – Singkawang memakan waktu 2 jam).

Sementara itu fasilitas dermaga Pelabuhan Sintete keseluruhannya bakal menjadi sepanjang 105 meter, plus dermaga 35 meter milik Kementerian Perhubungan yang akan dikerjasamakan untuk dikelola manajemen Pelabuhan Sintete. “Dermaga kami akan mampu melayani 3 kapal sekaligus, karenanya keberadaan fasilitas mobile crane menjadi sangat penting guna mendukung optimalisasi dan produktifitas bongkar muat di Pelabuhan Sintete,” pungkas Siz.

Data divisi operasional Pelabuhan Sintete tercatat, volume kegiatan bongkar muat tahun 2016 sebanyak 112.000 ton menurun dibandingkan volume bongkar muat (throughput) tahun 2015 yang sebesar 137.000 ton. Komoditi unggulan di tahun 2016 untuk bongkar adalah General Cargo 32.000 ton, Semen 22.000 ton, dan Jagung 8.000 ton. Sedangkan muat didominasi komoditi Crude Palm Oil (CPO) sebesar 10.000 ton. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Jelang HUT RI Ke-81, Pelindo Makassar Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo

Makassar (Maritimnews) - Sebanyak 100 balita dan 100 lansia di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapatkan…

3 hours ago

Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak Bakal Gelar Aksi Solidaritas “Satu Terdampak Semua Bergerak”

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak akan menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan…

5 hours ago

Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional

Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…

3 days ago

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

5 days ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

6 days ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

6 days ago