Categories: EkonomiHLTerbaru

Bandara Internasional Kuala Namu tak lagi “Surga” bagi Barang Bangkok

Kepala KPPBC TMP B Kualanamu Zaky Firmansyah (kanan) saat menyerahkan penghargaan bagi pegawai Bea Cukai Kualanamu

MNOL, Medan – Banyak masyarakat Indonesia yang hobi berbelanja barang murah di luar negeri, menunjuk kota Bangkok Thailand sebagai pilihannya. Cuma di Bangkok bisa berbelanja barang-barang dengan harga murah walaupun di dalam mall sekalipun. Banyak masyarakat Indonesia pergi berbelanja pakaian dan aksesoris ke Bangkok untuk nantinya dijual kembali di Indonesia.

Disisi lain, kewenangan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam menjalankan misinya selaku fasilitator perdagangan dan industri, serta menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal, wajib menjalankan fungsi dan tugas antara lain menertibkan barang bawaan penumpang yang melebihi batas aturan berlaku.

Bea dan Cukai menggunakan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabenan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006, PMK Nomor 188/PMK.04/2010 tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas, dan Barang Kiriman, serta Permendag Nomor 87/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

Menurut Kepala KPPBC TMP B Kualanamu, Zaky Firmansyah kepada Maritimnews, Selasa (11/4), pada tahun 2015, jumlah penumpang dari Bangkok yang melalui Bandara Internasional Kualanamu mencapai 40 orang per-hari membawa barang (melebihi batas 250 USD) yang tujuannya diperdagangkan kembali. Di tahun 2016 jumlah penumpang yang membawa barang bawaan melebihi batas wajar menurun, tercatat rata-rata hanya sekitar 4 orang per-bulan.

“Sejak bulan Januari tahun 2017, barang bawaan penumpang melebihi batas kewajaran melalui Bandara internasional Kualanamu telah bersih. Tidak ada lagi barang bawaan penumpang asal Bangkok Thailand yang melebihi batas kewajaran bakal lolos,” ujarnya.

Zaky menambahkan, bahwa keberhasilan pihaknya melakukan penertiban barang bawaan penumpang di Bandara internasional Kualanamu tentu tidak terlepas dari kerja keras pegawai Bea Cukai Kualanamu dalam melakukan sosialisasi yang berkesinambungan serta kemauan seluruh pegawai merubah mindset juga culture sesuai motto KPPBC TMP B Kualanamu yakni Professional.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara Iyan Rubianto saat ditemui Maritimnews, Rabu (12/4), mengapreasi kinerja KPPBC TMP B Kualanamu khususnya dalam keberhasilan menertibkan barang bawaan penumpang dari Bangkok. “Saya bangga keberhasilan KPPBC TMP B Kualanamu, hal itu membuktikan bahwa Bea Cukai berupaya keras mengajak masyarakat mencintai produk dalam negeri baik pakaian jadi maupun alas kaki dan melindungi industri dalam negeri,” imbuhnya.

Seperti diketahui bersama, Barang Dagangan adalah barang yang menurut jenis, jumlahnya tidak wajar untuk keperluan pribadi; diimpor untuk diperjual belikan; barang contoh; barang yang akan digunakan sebagai bahan baku atau bahan peniling untuk industril dan/atau barang yang akan digunakan untuk tujuan selain pemakaian pribadi. Pihak Bea dan Cukai akan melakukan penindakan (penertiban) terhadap barang bawaan penumpang yang tidak memenuhi Permendag Nomor 87/M-Dag/Per/10/2015. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

20 hours ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 day ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 day ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

2 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

3 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago