Categories: TerbaruTNI AL

Konsisten berantas Narkoba, Lantamal IV berhasil Tangkap KLM Rizki Nabil dari Malaysia

Barang Terlarang: Tim WFQR-4 Lantamal IV Tanjungpinang, mengamankan KLM Rizki Nabil yang bermuatan barang terlarang dari Malaysia, Kamis (30/3)

MNOL, Tanjungpinang – Pemerintah saat ini sangat serius dalam pemberantasan narkoba, karena barang haram tersebut sangat tidak bermanfaat dan merusak generasi muda. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 yang berkedudukan di Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang baru baru ini berhasil mengamankan KLM Rizki Nabil yang bermuatan barang terlarang dari Malaysia.

Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., mengatakan KLM Rizki Nabil diamankan oleh Tim WFQR-4 Lanal Tanjung Balai Karimun di perairan sebelah timur Pulau Mendol, kapal berbendera Indonesia, milik “A” dengan tonase 72 di nakhodai oleh “S” dengan 4 orang ABK.

“Kapal dengan lambung dan anjungan berwarna coklat kayu, berlayar dari Batu Pahat Malaysia menuju Sungai Guntung Tanjung Balai Karimun, bermuatan drum plastik sebanyak 250 buah dan ratusan kasur bekas,” ujar Danlantamal IV.

“Dari pemeriksaan, didapati beberapa pelanggaran diantaranya membawa barang muatan yang dilarang untuk di import yaitu barang bekas dalam bentuk kasur bekas dan drum plastik bekas, muatan kapal tidak dilengkapi dengan manifest muatan kapal, tidak dilengkapi dengan tanda pendaftaran kapal dan diduga merubah status hukum kapal,” ungkapnya.

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan bahwa jajaran Lantamal IV berkomitmen untuk memberantas setiap bentuk tindak kejahatan di wilayah perairan Kepri, WFQR Lantamal IV tidak akan pernah memberikan ruang gerak bagi para penyelundup.

“Lantamal IV tidak akan pernah berpuas diri dengan apa yang telah dicapai selama ini, untuk itu setiap jengkal wilayah perairan Kepri akan selalu kita jaga, karena hal itu memang sudah menjadi tugas dan tanggungjawab Lantamal IV,” tegas Laksma TNI S. Irawan.

“Kepada para penyelundup, sekali lagi saya tegaskan hentikan kegiatan ilegal yang nyata-nyata merusak sendi-sendi perekonomian bangsa, jangan pernah mengorbankan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara hanya untuk memperoleh keuntungan pribadi,” pungkasnya.

Saat ini kapal beserta seluruh ABK telah sandar di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (Sutisna/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

2 days ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

3 days ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

3 days ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

4 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

4 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

5 days ago