Categories: BakamlaTerbaru

MSDE 2017 Resmi Ditutup, Hasilkan Sejuta Harapan untuk keamanan Laut

Sestama Bakamla Laksda TNI Agus Setiadji (kanan) bersama pimpinan Coast Guard negara lain

MNOL, Manado – Dengan berakhirnya kegiatan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) ke-8 yang berlangsung selama 3 hari ini, maka Sekretaris Utama Bakamla RI Laksda TNI Agus Setiadji, S.A.P. mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. secara resmi menutup acara, siang hari tadi, di ruang Ballroom Hotel Aryaduta, Manado, Rabu (10/5/2017).

Pelatihan yang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas personel instansi penegak hukum laut di negara-negara kawasan Asia Pasifik. Terhitung perwakilan dari 16 negara kawasan dan juga peserta dari instansi mitra maritim tanah air melakukan diskusi dalam beberapa kelompok sindikat untuk membahas penanganan isu kejahatan transnasional di laut berdasarkan hukum laut internasional, dan kali ini, isu yang diangkat secara khusus adalah isu penyelundupan narkoba.

Penyelundupan narkoba merupakan salah satu kejahatan transnasional yang dilakukan secara terorganisir dengan modus operandi yang kian berkembang. Hal itu menjadikannya sebuah atensi bersama di kawasan dan menjadi isu utama yang dibahas dalam MSDE kali ini.

Sesi diskusi para kelompok sindikat yang diikuti dengan presentasi oleh tiap kelompok peserta yang terdiri dari beberapa instansi penegak hukum laut di kawasan tersebut merupakan agenda tetakhir pelatihan hari ketiga. Usai penutupan, para peserta melakukan kunjungan ke Dermaga Bitung untuk menyaksikan latihan bersama Bakamla dengan BNN yang didukung oleh Polair Polda Sulawasi Utara.

Latihan Bersama yang dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2017 tersebut merupakan implementasi dari skenario yang telah dibahas para peserta dalam desktop exercise sebelumnya secara nasional.

Diharapkan dengan adanya kegiatan MSDE ini, para aparat penegak hukum di kawasan dapat bekerja sama dengan lebih baik dalam menangani kejahatan transnasional seperti penyelundupan narkoba, dengan berlandaskan hukum laut internasional.

Dalam sambutan penutupan Kepala Bakamla RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, atas antusiasmenya. Terutama dalam bertukar ilmu dan pengalaman serta mencari solusi permasalahan atas skenario-skenario yang terdapat pada sesi Syndicate Group Discussion maupun sesi lainnya dalam rangkaian kegiatan MSDE.

Event ini meninggalkan sejuta harapan bagi terciptanya keamanan laut Indonesia khususnya dan internasional pada umumnya yang kondusif. Bakamla sebagai leading sector keamanan laut di Indonesia mengemban amanat hasil pertemuan MSDE itu untuk diimplementasikan guna menciptakan keamanan di laut yang optimal.

(Anug/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

1 day ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

1 day ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

2 days ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

3 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

4 days ago