Categories: PelabuhanTerbaru

Pelabuhan Tanjung Priok dihiasi Antrean Truk Trailer Parkir Sembarangan

Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok

MNOL, Jakarta – Wajah pelabuhan internasional Tanjung Priok sebagai pelabuhan besar dan tersibuk di Indonesia, dihiasi truk trailer parkir sembarangan di bahu jalan pelabuhan. Keberadaannya tidak tertib dan dapat berpotensi antrean panjang truk petikemas.

Diharapkan PT Pelabuhan Indonesia II/IPC punya satu solusi pamungkas, bagi truk-truk trailer petikemas yang parkir sembarangan siang dan malam di jalan Raya Pelabuhan maupun di jalan Pasoso.

Padahal petugas dari Port Facility Security Officer (PFSO), dan terkadang diback up Security PCS (mitra kerja IPC) rutin menegur truk-truk yang kerap parkir sembarangan di bahu jalan Pelabuhan Tanjung Priok.

Begitu petugas “mengusir” truk trailer yang parkir sembarangan, hanya hitungan jam, sopir truk kembali parkir sembarangan. Rupanya meski berulang kali ditertibkan, tak lantas supir jera. Disinyalir truk tersebut parkir menunggu antrean masuk ke Terminal.

Terlihat jelas di area pintu masuk Terminal 3 PT Pelabuhan Tanjung Priok yang cukup sering terjadi antrean panjang truk-truk trailer pengangkut petikemas (biasanya menjelang closing time). Dari nama pelayarannya, didominasi petikemas domestik.

“Seharusnya pelabuhan Tanjung Priok memiliki area parkir truk trailer, bukankah throughput petikemas cenderung meningkat tahun ke tahun. Mungkin manajemen masih butuh kajian, whatever lah, The port of Tanjung Priok needs a great solution to become a world-class port,” ujar seorang petugas.

Apabila lahan pengembangan pelabuhan Tanjung Priok terbatas, maka top management IPC bersama sumber daya manusianya yang canggih should be challenged how to make it happen, targetnya agar truk trailer tidak lagi parkir sembarangan.

Maritimnews coba mengkonfirmasi orang nomor satu di pelabuhan Tanjung Priok terkait truk trailer parkir sembarangan, General Manager IPC Cabang Tanjung Priok, Hendro Haryono menerangkan, bahwa manajemen intens mengkomunikasikan dengan seluruh pihak terkait, seperti terminal-terminal operator, Kesyahbandaran, Polres Pelabuhan, Asosiasi, serta Otoritas Pelabuhan.

“Kami tengah menyiapkan rencana untuk mengatasi antrian dan parkir sembarangan di pelabuhan Tanjung Priok,” terangnya melalui WhatsApp, Jumat (19/5) pekan lalu.

Di sisi lain, peran Pemerintah jelas dibutuhkan, melalui tugas pokok dan fungsi Otoritas Pelabuhan (OP) berdasarkan UU no 17/2008, PP no 61/2009, dan Permenhub KM no 63/2010 memiliki tugas dan tanggung jawab, antara lain terkait menjamin keamanan dan ketertiban, serta kelancaran arus barang. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

4 days ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

6 days ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

6 days ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

6 days ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

7 days ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

1 week ago