Categories: NelayanTerbaru

FNI minta Kepolisian usut Kebakan Kapal Nelayan di Pati

Kapal nelayan yang terbakar di Pati, Jawa Tengah, (15/7)

MN, Jakarta – Pada hari Sabtu tanggal 15 Juli 2017 sekitar pukul 12.30 Wib telah terjadi kebakaran kapal di TKP di alur sungai Silugonggo Ds. Bakaran Kec. Juwana Kab. Pati Jawa Tengah. Atas kejadian tersebut, Front Nelayan Indonesia (FNI) meminta aparat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami meminta aparat kepolisian agar secepatnya menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sehingga kerugian yang disebabkan akibat kebakaran dapat dicarikan solusinya atau menempuh jalur hukum,” ujar ketua FNI Rusdianto Samawa dalam siaran persnya yang diterima redaksi di Jakarta (16/7).

Dari data sementara, terdapat 14 Kapal Motor yang terbakar, adapun data tersebut adalah: Kapal Motor milik Sdr. Sumarno, Kapal Motor milik Rafindo, Kapal Motor milik Sdr. Bagong, Kapal Motor  milik  PR. Sukun, Kapal Motor milik orang Ngemplak Kec. Margoyoso Kab. Pati, Kapal Motor milik PT. Putra Leo, Kapal Motor penampung KM, Kapal Motor Cantrang, Kapal Motor milik H. Umar alamat Ds. Bendar Kec. Juwana, Kapal Motor milik Kades Bendar Kec. Juwana Kab. Pati, dan Kapal Motor milik H. Tomo.

Dalam keterangan yang diterima dari TKP sekitar 6 kapal lagi yang tidak teridentifikasi oleh para nelayan yang ada di sana. Sementara kapal Cantrang hanya satu saja yang terbakar.

Dalam kejadian tersebut terdapat 3 orang mengalami luka bakar, di antaranya:

1. Edi Siswanto, Pati, 24 Oktober 1989, alamat Trimulyo Rt 01/03 berumur 28 Tahun (dirujuk ke RS. Kariyadi Semarang)

2. Karbani, lahir Pati, 01 Juli 1972, alamat Trimulyo Rt 04/05 berumur 45 Tahun (dirujuk ke RS. Kariyadi Semarang).

3. Supardi, Pati, 01 Juli 1969, Bajomulyo Rt 04/04, berumur 48 Tahun (saat ini masih dirawat di RS. Budi Agung Juwana).

Peristiwa tersebut mendadak terjadi yang disebabkan dan diduga akibat pengelasan di sebuah kapal motor. milik warga Ngemplak, Pati. Sumber api sudah diketahui secara pasti. Namun, anehnya belum ada aparat kepolisian yang menyelidiki kasus kebakaran ini.

“Semoga kasus ini tidak melebar yang mengakibatkan nelayan di pesisir utara Jawa terkena dampaknya, aparat kepolisian segera mengambil tindakan,” pungkas Rusdianto.

 

(Tisna/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Sambut Pelindo Day, Makassar Gelar Turnamen Padel

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…

16 hours ago

Survey IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan

Selamat Hari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tanggal 1 Oktober 2026 untuk usia kelima tahun. Terus…

19 hours ago

TPS Tingkatkan Kepedulian terhadap Pengemudi Truk

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh…

23 hours ago

Hingga Agustus 2026, Throughput Petikemas dan Kargo Tumbuh di Pelindo Regional 2

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…

2 days ago

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

5 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

5 days ago