DPR Kunjungi Kawasan Perikanan Budidaya Mamuju Tengah

Penebaran benur udang vaname bersama Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dan jajaran Komisi IV DPR RI di Mamuju Tengah.

MN, Mamuju – Jajaran Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja reses masa persidangan tahun 2016-2017 ke Provinsi Sulawesi Barat, pada Selasa (1/8). Salah satu agendanya adalah menyambangi kawasan pengembangan budidaya udang di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan 1 ton pakan ikan dan penebaran 300.000 ekor benih udang vaname di kawasan tambak tradisional milik kelompok masyarakat.

Ketua tim yang juga Anggota Komisi IV DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Barat, Ibnu Munzir, mengapresiasi perkembangan kegiatan budidaya udang di kawasan ini. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat. Dirinya meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Mamuju Tengah ini.

“Komisi IV sebagai mitra kerja KKP akan sangat mendukung upaya-upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, tentunya dalam kapasitas DPR dalam menjalankan fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan. Oleh karena itu, perlu kerjasama sinergi antara Pemda, Pemerintah dan DPR sehingga program dapat memberikan manfaat,” katanya di depan ratusan masyarakat perikanan yang hadir.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Mamuju Tengah, Amin Jasa mengungkapkan bahwa potensi perikanan budidaya di Mamuju Tengah sangat besar namun pemanfaatannya masih minim. Ia mencontohkan potensi tambak udang yang mencapai 4.168 ha tetapi yang dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya udang kurang dari 10 persen. Misalnya, tahun lalu produksi udang hanya mencapai 800 ton.

Selain budidaya udang, rumput laut juga memiliki potensi pengembangan yang besar. Oleh karena itu, Amin meminta komisi IV dan KKP dapat memberikan dukungan untuk pemanfaatan potensi yang ada.

“Pada kesempatan ini kami mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih atas dukungan KKP yang telah menghibahkan 1 unit escavator pada tahun 2016 lalu. Dapat kami laporkan dengan adanya escavator ini setidaknya 170 hektar ha lahan tambak telah terehabilitasi, dan seluas 0,3 ha pengembangan baru untuk kolam air tawar. Dengan rehabilitasi tambak ini, secara langsung berdampak pada peningkatan produktivitas ikan dan udang. Saat ini banyak masyarakat dan investor yang mulai tertarik melakukan usaha budidaya udang di Mamuju Tengah,” paparnya usai penebaran benur udang vaname bersama Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto dan jajaran Komisi IV DPR RI.

Adapun Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat, Parman mengatakan bahwa program dukungan KKP telah secara nyata berdampak langsung terhadap peningkatan produksi budidaya, utamanya komoditas udang yang naik hingga 35 persen.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kebersamaan Idul Adha jadi Momentum bagi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Melalui semangat Hari Raya Idul Adha, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berharap…

9 hours ago

Pelindo Cilacap Salurkan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Bagi Masyarakat Sekitar

Tanjung Intan (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, program…

11 hours ago

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Hewan Qurban 1447 H/2026 M

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan penyerahan Bantuan Program…

17 hours ago

Dirut Pelindo Hadiri Penyerahan Kurban Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan total 35 ekor sapi kurban…

17 hours ago

Dukung Fiskal Nasional, SPTP Catat Kontribusi Rp1,73 Triliun

Surabaya (Maritimnews) Sepanjang tahun 2025, PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat kontribusi kepada negara mencapai…

18 hours ago

Jelang Idul Adha 2026, Livestock SPMT Tumbuh sebesar 6,7%

Medan (Maritimnews) - Optimalisasi layanan di seluruh pelabuhan, Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Group berkomitmen…

1 day ago