Diakui Dunia Internasional, Produk Peta Laut Indonesia Miliki Kekhususan Tersendiri

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro saat memberikan ceramah hidrografi di Mako Koarmabar.

MN, Jakarta – Peta Laut Indonesia (PLI) baik dalam bentuk peta kertas dan peta elektronik (Electronic Navigational Charts/ENC) produk Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) maupun produk Publikasi Nautika sudah diakui secara internasional.

Demikian dikatakan Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro dalam ceramahnya pada Safari Hidrografi Pushidrosal bertempat di Gedung OB. Syaaf, Mako Koarmabar, Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (19/9).

Safari Pushidrosal di Koarmabar ini merupakan rangkaian kegiatan safari  yang telah digelar di beberapa daerah, untuk bertatap muka dan dan bertukar informasi dengan para pengguna utama produk-produk Pushidrosal, khususnya mengenai Hydrographic Awareness, peta laut, peta militer, dan perkembangan batas maritim RI dengan negara-negara tetangga.

Hadir dalam acara tersebut Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, SE  beserta pejabat utama Koarmabar, perwakilan Kotama TNI AL, TNI AD, TNI AU, KPLP, Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, KSOP Sunda Kelapa, INSA Jakarta, serta HNSI Jakarta.

Lebih lanjut Kapushidrosal menyampaikan bahwa Pushidrosal merupakan respresentasi Pemerintah RI dalam bidang kehidrografian di lembaga internasional International Hydrographic Organization (IHO), sehingga produk-produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar internasional yang telah dipersyaratkan IHO.

Ditambahkannya, produk peta laut indonesia memiliki kekhususan tertentu yang  tidak  dimiliki oleh peta-peta lainnya. Peta yang di dalamnya banyak tanda dan simbol, yang semuanya dimaksudkan untuk membantu seorang navigator dalam melayarkan kapalnya  tersebut, selalu diupdate melalui survei dan pemetaan hidro-oseanografi Pushidrosal untuk menjamin keselamatan pelayaran.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

1 day ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

2 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

2 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

3 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

3 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

4 days ago