Ketua Umum PBNU KH. Prof. Dr. Said Agil Siroj dan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. M.A. saling bertukar cindera mata usai kunjungan para petinggi Bakamla RI ke kantor pusat PBNU.
MN, Jakarta – Dalam rangka pembinaan mental dan silaturahmi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. Said Agil Siroj, M.A., Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. melakukan kunjungan ke Kantor Pusat PBNU Jl. Kramat Raya no.164, Jakarta, Rabu (13/9/2017).
Turut serta mendampingi Kepala Bakamla RI Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi, Irjen Pol. Arifin, M.H. dan Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi, A.S., S.T, S.Sos.,M.M. Kunjungan diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU yang didampingi pula oleh Ketua PBNU H. Eman, Wasekjen PBNU Suwadi D Pranoto, Bendahara Umum PBNU H. Ing Bina Suhendra, Ketum PP Fatayat NU Anggia Eropa Marini, dan Ketum Pagar Nusa Moh. Nabil.
Dalam pertemuan tersebut, Laksdya Ari menyatakan sangat senang dapatmengunjungi kantor PBNU yang merupakan organisasi islam terbesar di Indonesia tersebut. “Kunjungan ini sendiri merupakan silaturahmi antara pimpinan Bakamla RI dengan para sesepuh dan pengurus PBNU. Kami sangat berharap dari kunjungan ini dapat terjalin sinergi yang erat dengan PBNU”, tutupnya.
Sementara itu Ketua PBNU sangat bangga dan juga berharap agar sinergitas ini dapat berkesinambungan.
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…