Categories: BakamlaHankamTerbaru

Bakamla RI Gelar Pelatihan Hukum Laut bersama 13 Negara Anggota HACGAM

Suasana Law of the Sea and Maritime Enforcement Training.

MN, Jakarta – Bakamla RI mengadakan pelatihan dalam rangka capacity building untuk negara-negara anggota Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) yang berjudul “Law of the Sea and Maritime Enforcement Training” di Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), Semarang, Selasa (3/10).

Sebelumnya, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama (Inhuker) Bakamla RI, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Abdul Gofur, M.H., Senin (2/10). Pelatihan ini diikuti oleh 13 negara anggota HACGAM yaitu: Australia, Bangladesh, Cambodia, India, Jepang, Korea, Malaysia, Maladewa, Pakistan, Filipina, Vietnam, Thailand dan Indonesia.

Pada sambutannya, Deputi Inhuker Bakamla RI menyampaikan bahwa saat ini ancaman terhadap keamanan laut telah bergeser dari ancaman yang bersifat tradisional dari kekuatan militer suatu negara ke negara lain menjadi ancaman yang bersifat non-tradisional, di mana tidak mengenal batas-batas wilayah atau transnasional.

Selain itu, ciri-ciri lainnya turut melibatkan banyak aktor dari banyak negara yang dapat dengan mudah berpindah-pindah dari negara satu ke negara lainnya dan sulit terlacak lokasi operasinya sehingga sangat sulit bagi suatu negara untuk membongkar sindikasinya.

Saat ini negara-negara di kawasan Asia dan Australia dihadapkan dengan berbagai isu keamanan laut yang bersifat non-tradisional seperti illegal fishing, armed robbery, illegal migrant, penyelundupan narkotika, dan berbagai isu lainnya.

Dalam rangka menanggulangi berbagai isu tersebut, coast guard dan instansi keamanan laut sipil telah ditempatkan sebagai ujung tombak penjagaan keamanan dan penegakan hukum di laut, sesuai dengan dengan domain kejahatan yang terjadi yaitu kejahatan di ranah sipil.

Sangat dipahami bahwa dalam rangka menanggulangi kejahatan yang bersifat non-tradisional dan transnasional, dibutuhkan kerja sama yang baik antar coast guard dan instansi keamanan laut di kawasan terdampak.

Pelatihan ini merupakan komitmen Bakamla RI sebagai Lead Agency pada Pilar Capacity Building Program HACGAM yang diselenggarakan selama lima hari dan fokus pembahasan di bidang hukum laut serta disampaikan oleh beberapa pakar sesuai dengan keahliannya.

Dari pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta pelatihan dapat meningkatkan kemampuan dan pemahamannya terhadap hukum laut. Dengan demikian, meningkat pula profesionalisme dalam rangka pelaksanaan tugas penjagaan keamanan dan keselamatan di laut di negara masing-masing yang secara langsung juga berkontribusi terhadap peningkatan keamanan di kawasan.

Secara khusus, pelatihan ini membuktikan bahwa Bakamla RI telah berkontribusi secara langsung dalam forum HACGAM dan dapat mengambil peran kepemimpinan di forum akbar tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

2 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago