Categories: HLLogistikTerbaru

MTI akan Bangun Terminal Khusus Perikanan di Kepulauan Natuna

Multi Terminal Indonesia

MN, Jakarta – PT Multi Terminal Indonesia (MTI) atau IPC Logistic Services semakin memantapkan kiprahnya setelah hijrah dari operator Terminal Petikemas ke bidang Logistik. Perusahaan tersebut akan membangun Terminal Perikanan yang menyediakan fasilitas dermaga khusus kapal ikan dan gudang cold storage (konsolidasi).

Direktur Pembinaan Anak Perusahaan IPC, Riry S Jetta menjelaskan, bahwa MTI merupakan anak perusahaan yang core business nya khusus bidang logistik sesuai grand design PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, namun MTI dapat pula mengelola Terminal Khusus.

Diharapkan dalam waktu dekat MTI dapat merealisasikan pembangunan terminal khusus perikanan di wilayah Natuna yang terintegrasi dengan program Rumah Kita bersama PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia.

Nantinya keberadaan terminal perikanan MTI meliputi kegiatan angkutan, pergudangan, packaging dan cara menyimpanan hasil perikanan agar tetap segar sampai ke pelanggan/customer. Sekaligus merupakan terminal khusus hasil perikanan laut sebagai fasilitas pendukung produktifitas sumber daya laut di perairan Natuna dan sekitarnya.

“Kedepan selain Terminal Perikanan, penerapan system Integrated Chain Port atau Door to Door menjadi peluang MTI menangani berbagai kegiatan handling, trucking, pergudangan, mulai dari keluar gate terminal sampai gudang tujuan. Semua itu jelas memberikan benefit besar bagi perusahaan,” terang Riry menjawab pertanyaan Maritimnews mengenai penataan MTI, Rabu (1/11).

“Tanpa bermaksud mengecilkan kegiatan bisnis MTI di Pelabuhan Tanjung Priok, ekspansi kegiatan logistik di luar Jakarta bagi MTI adalah prospek yang sangat cerah, kami berupaya mensupport langkah IPC Logistic Services meraih pasar baru dan perluasan fasilitas,” tegasnya.

Riry menambahkan, PT Pelabuhan Indonesia II/IPC melalui MTI sejak setahun lalu ikut melayani program Tol Laut trayek 6 guna menekan disparitas harga di wilayah terluar Indonesia, maka MTI selaku BUMN berkewajiban berperan aktif meningkatkan kinerja program Tol Laut dan Rumah Kita, salah satunya merealisasikan fasilitas pendukung Tol Laut.

“Keberadaan terminal khusus perikanan MTI di wilayah Natuna, merupakan fasilitas bagi komoditi muatan balik kapal perintis Tol Laut trayek 6 yang menuju pelabuhan Tanjung Priok Jakarta,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

 

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

Hingga Agustus 2026, Throughput Petikemas dan Kargo Tumbuh di Pelindo Regional 2

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…

5 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

3 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

3 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

4 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

5 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

5 days ago