Di Bawah STP ITS, Nasdec akan Bertransformasi menjadi Maritime Center

Gedung Nasdec di lingkungan ITS

MN, Jakarta – National Ship Design and Engineering Center (Nasdec) atau Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Nasional yang berada di lingkungan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) akan diproyeksikan menjadi Science and Techno Park (STP) Maritim. Hal itu disampaikan oleh Ketua Nasdec  Ir. A.A Masroeri pada acara Maritime Focus Group Discussion (MFGD) bertajuk “Terobosan Industri dan Teknologi Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia 2025” di gedung Kemenperin, Jakarta, (23/1/18) yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni FTK ITS.

“Nasdec yang awalnya UPT akan menjadi STP Maritim atau Maritime Center yang bukan hanya fokus di desain kapal tetapi juga kajian-kajian terkait kemaritiman,” kata Masroeri.

Di Indonesia terdapat 5 kampus yang didorong menjadi STP, antara lain UI, UGM, IPB, ITB dan ITS. Di ITS ini yang nantinya terdapat Maritime Center bermula dari Nasdec.

Nasdec yang dirancang sebagai pusat desain kapal oleh Kemenperin bersama ITS pada tahun 2006 lalu, dalam perjalanannya penuh mengalami dinamika. Sempat tidak diakui menjadi sebuah balai besar penelitian, kini Nasdec akan bertransformasi menjadi Maritime Center.

“Kita nanti akan mengadakan kajian, pelatihan, penelitian, networking dan tenant-tenant industri kecil yang akan di-switch off kita akan bantu mereka,” tambahnya.

Pada tahun 2014 silam oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perindustrian, Nasdec juga diproyeksikan menjadi pusat desain kapal perang guna mewujudkn kemandirian alutsista. Namun seiringanya berjalannya waktu, proyeksi tersebut masih banyak memiliki kendala.

Besar harapannya ketikan menjadi di bawah STP nanti, Nasdec akan kembali mengembangkan karya-karyanya untuk kemajuan bangsa, khususnya di bidang maritim.

“Kita diminta juga untuk mempelajari kapal selam dan frigate untuk penguatan kapal perang,” pungkasnya.

Adanya Maritime Center juga mendukung terwujudnya visi Poros Maritim Dunia yang didengungkan oleh Presiden Joko Widodo.

STP ITS merupakan lembaga yang mendukung inovasi dan komersialisasi teknologi, pengembangan kreasi usaha dan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi dari hasil hilirisasi riset oleh dosen dan mahasiswa.

Secara umum, STP memiliki tujuh fokus, di antaranya industri otomotif, kemaritiman, industri kreatif , Permukiman dan lingkungan, ICT dan Nano teknologi. STP di ITS juga berfungsi untuk menjembatani  riset perguruan tinggi dengan dunia industri.

Di dalam STP, riset yang dijalankan di ITS akan dikembangkan dan ditumbuhkan dalam bentuk perusahaan pemula berbasis teknologi (spin off). Sehingga, terbentuk ekosistem inovasi dengan aktor utama quadruple helix, yakni akademik, bisnis, pemerintah dan masyarakat.

Dalam pengembangan industri, ITS selalu mengedepankan inovasi, kolaborasi dengan berbagai pihak, kualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat baik secara nasional maupun internasional. Dalam bidang kolaborasi, ITS  membuka lebar pintu kerjasama yang strategis dengan dunia industri, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

 

(Anug/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

19 hours ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

5 days ago

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

7 days ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

7 days ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

1 week ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

2 weeks ago