BKI Terlibat dalam Pembahasan Isu Lingkungan di Sidang MEPC 72

Para delegasi Indonesia dalam Sidang IMO di London.

MN, London – PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) membahas isu lingkungan dalam pertemuan International Maritime Organization (IMO) di London, Minggu, (15/4). Pertemuan yang membahas Marine Environment Protection Commite (MEPC 72) itu pihak BKI langsung diwakili oleh Direktur Utamanya, Rudiyanto beserta Ketua Majelis BKI Laksamana TNI (Purn) Marsetio.

Sehubungan dengan hal tersebut, Rudiyanto menyampaikan sebuah Technical Information agar dapat diantisipasi oleh jajaran dan stakeholder BKI.

“Techincal Information ini memiliki relevansi tinggi dengan tugas dan wewenang BKI,” ungkap Rudiyanto.

Ia menyampaikan, beberapa isu yang dibahas dalam pertemuan itu antara lain adopsi amandemen terhadap instrumen wajib (Mandatory Instrument), Organisme akuatik yang berbahaya dalam air balas, Polusi udara dan efisiensi energi, langkah-langkah teknis serta operasional untuk meningkatkan efisiensi energi dari pengiriman internasional, dan pengurangan emisi gas rumah kaca dari kapal

Isu lingkungan memang menjadi concern IMO yang terkait dengan permasalahan keberlanjutan dan kelestarian ekosistem laut. BKI yang memiliki tugas dalam klasifikasi kapal di Indonesia turut memperhatikan peraturan-peraturan itu guna mencapai standar yang diharapkan oleh IMO.

Hal itu juga menjadi catatan penting BKI yang kini sedang menempuh upaya untuk menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS).

“Hasil pembahasan juga harus menjadi perhatian para stakeholder BKI. Untuk informasi lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke Divisi Statuta BKI,” pungkasnya.

 

(Rey/MN)

 

Isu lingkungan memang menjadi concern IMO yang terkait dengan permasalahan keberlanjutan dan kelestarian ekosistem laut.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

2 days ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

2 days ago

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

4 days ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

5 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

1 week ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

1 week ago