Categories: PelabuhanTerbaru

Jelang Lebaran, IPC TPK Pontianak Singkirkan Empty Container MLO

Pelabuhan Pontianak

MN, Pontianak – Menghadapi masa libur dan cuti nasional Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1439 H/2018, IPC TPK Pontianak mengambil langkah dalam rangka optimalisasi lapangan penumpukan, dengan menyingkirkan empty container Main Line Operator (MLO) di pelabuhan Dwikora Pontianak.

Untuk mengurangi kepadatan, sebanyak 1.000 TEUs empty container MLO yang telah lama menumpuk di lapangan penumpukan IPC Pontianak (diageni perusahaan TEMAS, SPILL, dan ICON). Sejak hari Sabtu tanggal 2 Juni 2018, secara bertahap mulai berpindah ke Depo diluar pelabuhan.

“Empty Container akan mengganggu YOR (Yard Occupancy Ratio) jika tidak segera dipindahkan. Apalagi jelang Lebaran tahun ini terhitung sejak tanggal 9 sampai 25 Juni, gudang-gudang penerima tutup dan tidak ada kegiatan sama sekali,” jelas Manager Area IPC TPK Pontianak, Hendri Purnomo kepada Maritimnews, Selasa (5/6).

Menurut Hendri, terkait tutupnya gudang penerima, IPC TPK bersama IPC cabang Pontianak memutuskan untuk memindahkan empty container MLO setelah berkoordinasi dengan pihak Pelayaran, pemilik petikemas kosong, dan pengusaha Depo Container agar YOR terkendali di lapangan penumpukan.

“Bukan hal luar biasa mengenai tutupnya gudang penerima, sudah pernah terjadi diwaktu libur Imlek. Namun untuk mengantisipasi kepadatan, kami harus memindahkan empty container MLO ke depo diluar pelabuhan,” ujarnya.

Diperkirakan kurun waktu libur Hari Raya Lebaran atau masa tutup gudang penerima (selama dua minggu), IPC TPK Pontianak bakal menerima kedatangan petikemas sekitar 5.000 TEUs yang sebagian besar dari Pelabuhan Tanjung Priok. Sementara YOR pada hari Rabu (6/6) saja angkanya mencapai 60%.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi antara IPC TPK Pontianak dan pengguna jasa kepelabuhanan, terkait pemindahan empty container MLO guna mengantisipasi kepadatan, diterbitkan Surat Edaran yang ditandatangani oleh General Manager IPC Cabang Pontianak.

“Kini empty container eks delivery tidak lagi ditumpuk di pelabuhan namun langsung menuju depo. Apabila pada waktunya akan dikapalkan setelah prospek muat, empty container MLO tersebut baru dapat dibawa ke TPK,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

6 days ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

7 days ago

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

2 weeks ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

2 weeks ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

2 weeks ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

2 weeks ago