Menhan Resmi Meluncurkan Kapal Angkut KRI Teluk Lada 521

Menhan Resmi Meluncurkan Kapal Angkut KRI Teluk Lada 521

MN, Jakarta – Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu meluncurkan kapal Angkut Tank (AT-4) bernama KRI Teluk Lada 521 di galangan PT Daya Radar utama (DRU), Bandar Lampung, Kamis.

Menteri Ryamizard berharap keberadaan KRI Teluk Lada 521 dapat menjadi kebanggaan TNI dan bangsa Indonesia.

“Dengan hadirnya kapal tersebut diharapkan dapat dioperasionalkan secara optimal termasuk dalam mengatur sistem pemeliharaan dan perawatannya sebagai pertanggungjawaban kita kepada rakyat Indonesia,” kata Menteri Ryamizard, dalam siaran pers, Kamis malam.

Teluk Lada merupakan salah satu teluk di Provinsi Banten yang menghadap ke Gunung Krakatau.

Dengan spesifikasi panjang 117 meter, lebar 16,4 meter dan tinggi 7,8 meter, KRI Teluk Lada 521 dirancang untuk dapat mengangkut 15 Tank BMP 3F, 1 HelI Bell 412, 111 kru, dan 360 pasukan.

Peluncuran ini sekaligus dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. PT DRU merupakan salah satu produsen alutsista dalam negeri. Saat ini, perusahaan ini juga tengah mengerjakan kapal tipe LCU-1500 milik TNI AD yang direncanakan rampung penghujung 2018. Dengan kecepatan maksimal 14 knot, panjang 99 meter, dan lebar 16 meter, direncanakan kapal tersebut mampu mengangkut 8 Tank Leopard, 1 tank transportasi, serta 1 Helikopter.

TNI AL biasanya mengambil nama dari teluk yang ada di Indonesia. Dalam beberapa forum militer Kapal LST tersebut diberikan nama KRI Teluk Lada 521, satu nama Teluk di Provinsi Banten yang menghadap ke arah gunung Krakatau.

Kapal AT-4 KRI Teluk Lada 521 memiliki spesifikasi panjang 117 meter dengan lebar 16,4 meter, dan tinggi 7,8 meter. Yang telah beroperasi dan dirancang untuk dapat mengangkut 15 Tank BMP 3F, 1 HelI Bell 412, 111 crew, 360 pasukan.

Pada saat yang sama galangan DRU juga mengerjakan pesanan kapal tipe LCU-1500 milik TNI AD yang diserahkan pada akhir tahun 2018. Kapal tersebut direncanakan untuk mampu mengangkut 8 Tank Leopard, 1 tank transportasi, dan 1 Helikopter, dengan panjang 99 meter, lebar 16 meter, serta kecepatan maksimal 14 knot.

Dari rencana 12 kapal LST baru tersebut, 3 kapal batch pertama telah dipesan (2 dikerjakan galangan DKB dan 1 di DRU), kemudian diikuti pesanan batch kedua sebanyak 3 LST pada April 2016 di galangan DRU dan diikuti dengan keel laying pada bulan Juni dan Juli 2018.

Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

4 days ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

4 days ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

6 days ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

6 days ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

6 days ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

1 week ago