Sukses Tangani Arus Mudik Tahun Ini, Menhub Kaji Kemungkinan Gratiskan Moda Transportasi Selain Kapal Laut

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

MN, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia bisa berbangga diri terkait penanganan arus mudikhari raya Idul Fitri 1439 H tahun ini. Meski dibayangi oleh beberapa kecelakaan pda moda transportasi perairan yang menelan banyak korban jiwa dalam beberapa hari yang lalu, namun secara garis besar penanganan arus mudik kali inibisa dikatakan sukses.

Terkait pencapaian ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan jajarannya agar tidak lekas berpuas diri. Menhub mengajak seluruh pihak terkait untuk terus bekerja keras meyukseskan penanganan mudik edisi selanjutnya.

Menhub mengungkapkan akan melakukan beberapa langkah guna meningkatkan penanganan arus mudik di tahun berikutnya.

Pertama, pihaknya akan melakukan riset terhadap perilaku para pemudik. Riset ini perlu dilakukan guna memperkuat pemetaan kemacetan saat arus mudik. “Kita akan lakukan riset perilaku orang yang menggunakan motor seperti apa, bus apa, mobil apa,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga mengajak para pengguna jalan untuk bekerja sama dengan pemerintah serta akan terus mengembangkan moda trasportasi lain seperti kereta api dan tentu saja kapal laut yang i tahun ini sukses memberangkatkan puluhan ribu pemudik

“Kedua, pengguna jalan tol harus punya komitmen, pada masa-masa seperti (arus mudik) ini dia sudah harus memperkirakan dia harus sediakan tempat parkir mobil dan sebagainya yang secara sehari-hari dia tidak pakai. Dan lain ketiga kita harus mengembangka moda lain seperti kapal, kereta api. Seperti keharusan kita untuk membangun Jakarta-Surabaya,” lanjutnya.

Menhub juga akan mengkaji kemungkinan pihaknya mengupayakan penurunan tarif transportasi masal bahkan bila memungkinkan akan menggratiskannya seperti yang telah dilakukan pada moda transportasi kapal laut saat ini.

“Bisa saja (penurunan tarif), bukan tidak mungkin. Malah saya kasih gratis seperti kapal laut,” pungkas mantan Dirut Angkasa Pura II tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

1 day ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

4 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

4 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

5 days ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

6 days ago