Kunjungan Dirut IPCC ke Balikpapan
MN, Balikpapan – Menindaklanjuti kesepakatan antara PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk atau IPCC dan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) terkait pengoperasian terminal kendaraan di Indonesia bagian Timur, IPCC mengunjungi Balikpapan dan Samarinda untuk melihat potensi di wilayah kerja PT Kaltim Kariangau Terminal.
IPCC membidik Kalimantan Timur yang memiliki Industri Otomotif tinggi sebagai market leader penjualan kendaraan di wilayah Kalimantan, ditunjang dengan kebutuhan pengapalan alat berat pertambangan dan perkebunan. IPCC melihat Kalimantan Timur menjadi salah satu prioritas pengembangan bisnis terminal kendaraan di luar Jawa.
“Main Dealer mengharapkan layanan standar Internasional sehingga kualitas kargo meningkat dan jaminan kelancaran distribusi otomotif yang dapat menurunkan logistic cost para automaker dan pemilik barang,” jelas Direktur Utama IPCC, Chiefy Adi K didampingi Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis IPCC, Arif Isnawan di Balikpapan, Jumat (3/8).
Wilayah Kalimantan Timur dengan populasi penduduk 3.6 juta jiwa adalah market leader dibidang penjualan kendaraan diwilayah Kalimantan. IPCC melihat Kalimantan Timur menjadi salah satu prioritas untuk pengoperasian dedicated terminal kendaraan pertama di Kalimantan yang terintegerasi Value Added Service.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey tingkat kepuasan para pelanggan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) oleh…
Jakarta (Maritimnews) – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) membuka ruang pertukaran informasi, pengalaman, dan…
Jakarta (Maritimnews) - Kepedulian terhadap anak yatim piatu merupakan kewajiban sosial dan agama untuk melindungi…
Jakarta (Maritimnews) - Keluarga Besar Federasi Serikat Pekerja (FSP BUMN Bersatu) berdukacita atas kejadian tabrakan…
Jakarta (Maritimnews) - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada…
Makassar (Maritimnews) - Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah…