Auto Gate System IKT untuk Kemudahan Ekspor CBU

Simplifikasi Ekspor Kendaraan Bermotor dalam Bentuk Jadi di IKT Tbk

MN, Jakarta – Proses simplifikasi prosedur ekspor mobil utuh atau completely build up (CBU) diterapkan Kementerian Keuangan yang diyakini mampu menekan cost logistic dalam kegiatan ekspor kendaraan, salah satunya di PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) pelabuhan Tanjung Priok.

Kemudahan ekspor kendaraan tersebut akan didukung pelaksanaan Sistem Pintu Otomatis Tempat Penimbunan Sementara (Auto Gate System) sesuai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER–56/BC/2012 tentang Ujicoba Penerapan Auto Gate System.

Nantinya lapangan PT IKT Tbk atau IPCC akan disamakan sebagai kawasan pabean yakni lokasi menimbun barang sementara menunggu pemuatan atau pengeluarannya. Dimana pemasukan barang melalui Auto Gate System setelah memiliki persetujuan dari Bea dan Cukai.

Direktur Utama IPCC, Chiefy Adi K mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi dan akan membangun sistem pengawasan pemasukan barang ekspor ke TPS berdasarkan data VIN terkoneksi sistem inventory eksportir yang diusulkan terintegrasi dengan sistem TPS online DJBC.

“Melalui penerapan sistem ini akan memberikan keuntungan bagi perseroan, berupa peningkatan kapasitas muat di tempat kami yang merupakan TPS bagi kendaraan,” jelas Chiefy usai acara launching “Simplifikasi Ekspor Kendaraan Bermotor dalam Bentuk Jadi (CBU)” di IKT Tbk, Selasa (12/2).

Adapun persetujuan Bea dan Cukai dimaksud, meliputi Nota Pelayanan Ekspor (NPE); Persetujuan Konsolidasi Barang Ekspor (PKBE); persetujuan pemasukan barang asal dalam daerah pabean yang dikirim ke tempat lain dalam daerah pabean melewati tempat di luar daerah pabean; atau persetujuan pemasukan lainnya.

Di sisi lain, sehubungan pelayanan dan pengawasan kepabeanan ekspor, diatur bahwa Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dapat disampaikan paling lama 7 (tujuh) hari sebelum tanggal perkiraan ekspor dan paling lambat sebelum barang ekspor masuk ke kawasan pabean.

Terkait dengan jumlah dan jenis barang serta nomor peti kemas/ VIN Barcode Kendaraan dapat dilakukan perubahan sebelum barang ekspor dimasukkan ke kawasan pabean pelabuhan muat.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

3 hours ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

21 hours ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

1 day ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

3 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

3 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

4 days ago