Suasana latihan personel Lanal Batuporon.
MN, Surabaya – Memasuki detik-detik terakhir ajang Pileg dan Pilpres 2019 ini, berbagai golongan masyarakat negeri ini terus memperlihatkan kontribusi secara nyata demi menyukseskan konstestasi yang kelak akan menentukan arah langkah bangsa ini ke depannya.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) sebagai unsur utama penjaga pertahanan bangsa ini di lautan pun turut mengambil peran, seperti yang dilakukan oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batuporon ini.
Unsur pertahanan laut yang berada di bawah jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut V (Lantamal V) Komando Armada II (Koarmada II) ini, terus melakukan pembinaan fisik para personelnya guna mendukung ajang lima tahunan ini dengan menyelenggarakan latihan jalan cepat (speed mars) dan lari bersenjata di Mako Lanal Batuporon, Senin (25/3).
Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Teguh Wibowo menjelaskan bahwa dua jenis latihan yang dipimpin langsung oleh Palaksa Mayor Laut (E) Kangiadi ini bertujuan sebagai sarana pembinaan kemampuan dasar prajuritnya, khususnya dalam menghadapi ajang Pilpres dan Pileg yang sudah di depan mata.
Lebih jauhnya, ia menerangkan bahwasanya pola latihan ini memiliki tujuan sebagai sarana pemeliharaan dan peningkatan kemampuan dasar prajurit Lanal yang berada di Pulau Madura itu, di mana sasaran utamanya ialah setiap prajurit akan mampu melaksanakan tugas dengan baik karena didukung oleh oleh fisik dan mental yang selalu terjaga.
“Latihan Jalan Cepat dan Lari Bersenjata ini, merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membina kemampuan dasar prajurit Lanal Batuporon, dengan membawa perlengkapan perorangan. Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perorangan dasar prajurit, dengan harapan setiap prajurit memiliki mental dan kemampuan fisik yang lebih prima sehingga mampu melaksanakan setiap tugas yang diemban dengan penuh semangat disertai dedikasi dan motivasi yang tinggi,” ujarnya.
Dalam Latihan Jalan Cepat (Speed mars) dan Lari Bersenjata ini, menempuh jarak sejauh 7 km seputaran Mako Lanal Batuporon dengan menggunakan PDL, pelindung kepala, dan juga senjata.
Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) akan terus fokus menjaga stabilitas operasional dan…
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…