Kegiatan bongkar di TPKDB
MN, Belawan – Setelah Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB) punya tambahan 2 (dua) crane STS di akhir Maret, menyusul kehadiran 4 (empat) unit RTG. Diprediksi produktivitas dan throughput terminal tersebut bakal terus terdongkrak.
Mengacu pada angka throughput petikemas tahun 2018 sebesar 503.951 TEUs dan kunjungan kapal sebanyak 330 call, tercatat tumbuh jika dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 476.112 TEUs dengan 351 call.
“Kunjungan kapal (call) kami memang menurun, sebab kapal yang sandar mulai memakai kapal-kapal besar,” jelas General Manager TPKDB, Indra Pamulihan kepada Maritimnews di Belawan, Jumat (10/5).
Menurut Indra Pamulihan, pihaknya punya pelanggan perusahaan pelayaran yang telah menggunakan windows system di TPKDB antara lain Tanto Line, Meratus, Tempuran Mas Tbk, SPIL, dan Caraka Tirta Perkasa.
“TPKDB siap menerima kehadiran perusahaan pelayaran lainnya untuk kerjasama melalui windows system, dimana yard occupancy ratio kami pun rata-rata bekisar 50 persen,” ujarnya.
Kemudian terkait kinerja operasional pelayanan petikemas, lanjut Indra, tercatat BSH tahun 2018 rata-rata sebesar 37,69 (standar Ditjen Hubla: 32). Apalagi kini TPKDB didukung 6 (enam) fasilitas container crane.
Selain produktivitas BSH, kinerja pelabuhan yang cukup menarik perhatian adalah waktu pelayanan kapal atau Berth Occupancy Ratio (BOR) di TPKDB tercatat 76,71 sementara standar dari Ditjen Hubla sebesar 70.
“Pernah kami mencoba kegiatan bongkar muat petikemas yang pertama di awal bulan April 2019 menggunakan fasilitas alat crane yang baru dan berhasil mencapai BSH sebesar 60,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…