Categories: PelabuhanTerbaru

IPC Gelar Paket Pangan Murah di Cinere

Program paket murah IPC

MN, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia II/IPC menggelar program “Pangan Murah Ramadhan 1440 H” melalui penjualan paket Pangan Murah Ramadhan untuk 3.000 warga Cinere, Depok, Selasa (21/5).

Setelah sebelumnya program yang sama juga digelar IPC Peduli di wilayah Ciamis, Jawa Barat.

Untuk di Cinere, sebanyak 3.000 paket berisi beras, minyak goreng, gula, sarden dan garam senilai Rp 42.500,- dijual murah dengan harga yang cukup terjangkau yakni sebesar Rp 10.000,-.

Menurut Sekretaris Perusahaan IPC, Shanti Puruhita, kegiatan ini merupakan program Bina Lingkungan IPC dalam rangka HUT Kementerian BUMN ke-21 sebagai komitmen mewujudkan peran BUMN memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Program paket pangan murah tersebut digelar di Kantor Kecamatan Cinere, dimana Cinere sendiri merupakan kecamatan yang terdiri dari empat kelurahan yaitu kelurahan Cinere, Gandul, Pangkalan Jati dan Pangkalan Jati Baru.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

4 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

5 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago