Categories: HLLogistikTerbaru

Yukki: ALFI Siap Sambut Era Industri 4.0

Yukki NH (foto: palapanews)

MN, Jakarta – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan diri telah siap menyambut era industry 4.0, dengan dua pilar, yaitu sumber daya manusia (SDM). Kedua, melakukan pengembangan digitalisasi Smart Logistics melalui Website ALFI (ilfa.or.id).

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum DPP ALFI yang juga Chairman Asean Freight Forwarder Association, Yukki Nugrahawan Hanafi terkait upaya modernisasi organisasi ALFI dalam rangka menghadapi era globalisasi.

Menurutnya, upaya pengembangan digitalisasi akan dilakukan secara bertahap, saat ini yang siap adalah modul impor, ekspor, track and trace, mencakup lebih dari 150 negara. Selanjutnya pengembangan rantai pasok sampai ke last mile delivery.

Untuk Track and Trace yang dikembangkan ALFI meliputi transport laut, darat dan udara, karena pergerakan arus barang tidak hanya melalui jalur laut. Kemudian IoT, pergudangan, depo dan data exchange (pertukaran data).

“Tentu tak lupa adalah sektor Perbankan untuk menunjang trade financing,” terang Yukki kepada Maritimnews di Jakarta, Jumat (31/5).

Yukki mengingatkan, melihat perkembangan industri yang memasuki era 4.0, digitalisasi dan logistik merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Cepat atau lambat digitalisasi merambah ke semua lini, salah satunya bidang logistik.

Kini ALFI sedang dalam proses menjalin kerjasama global baik kerjasama platform teknologi, maupun communities network, dimulai dari tingkat ASEAN, beberapa Negara Timur Tengah, USA, Jepang, Canada, China dan Amerika Latin.

Kerjasama tersebut meliputi teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber sebagai tren otomatisasi dan pertukaran data termasuk cyber-fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan (cloud-based) dan komputasi kognitif (cognitive computing, self-learning system) serta community-based.

Ditegaskan oleh Yukki, bahwa upaya pengembangan Rantai Pasok Berbasis Digital oleh ALFI guna meningkatkan daya saing agar dapat menuju Indonesia yang kompetitif, dinamis dan inovatif.

“Kita tidak bisa bergerak sendiri, dibutuhkan kolaborasi di dalam negeri maupun luar negeri. Diharapkan outputnya bakal tercipta kolaborasi global dan kemudahan bisnis proses logistik bagi seluruh anggota ALFI,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

1 day ago

Program Jejak Pelabuhan, Mahasiswa/i UI Kunjungi IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…

4 days ago

IPC TPK Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas di Pontianak

Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…

4 days ago

Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP di Teluk Bayur

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…

5 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Kelancaran Ekspor Kayu Manis ke Mancanegara

Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…

5 days ago

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

1 week ago