Industri Galangan Kapal Butuh Regulasi Pembiayaan yang Menarik

Eddy Kurniawan Logam

MN, Jakarta – Program Pemerintah sepatutnya ikut mendorong arah kebijakan bagi pembangunan industri perkapalan. Saat ini galangan kapal nasional butuh regulasi yang menarik untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mengingat kebutuhan kapal mencapai 1.300 unit per tahun.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Eddy Kurniawan Logam usai acara Seminar Pembiayaan Industri Maritim, Launching Directory Iperindo 2019 – 2020 dan Halal Bihalal di Hotel Double Three Cikini, Jakarta, Rabu (17/7).

Dalam konferensi persnya, Eddy Logam menegaskan bahwa industri galangan kapal nasional membutuhkan dukungan regulasi yang menarik, antara lain pembiayaan Perbankan terkait bunga Bank dan masa kredit hingga jangka waktu 15 tahun.

Iperindo juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah untuk menjadikan kapal sebagai unsur utama infrastruktur maritim. Dimana Indonesia sebagai negara kepulauan (negara maritim) jelas membutuhkan industri maritim yang cukup kuat.

“Kapal laut bukan sekedar alat transportasi namun sebagai sarana dan prasarana infrastruktur,” terang Eddy Logam.

Dengan adanya dukungan regulasi pembiayaan yang menarik bagi industri galangan kapal nasional, tambah Eddy, akan mampu merubah perilaku pembeli kapal kalangan swasta yang cenderung membeli kapal bekas (impor) dari luar negeri.

“Kami mengharapkan regulasi pembiayaan yang tidak membebani galangan kapal dan jika terealisasi maka dipastikan hadir multiplier effect, salah satunya industri komponen kapal pun tumbuh. Kami yakin kedepan Indonesia menjadi pengekspor kapal,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

1 day ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

1 day ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

1 day ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

2 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

2 days ago

IPC TPK Panjang Kedatangan 1.772 Empty Container

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang kedatangan container vessel MV MSC…

2 days ago