Categories: HankamTerbaru

Polisi Ungkap Pengedar Mata Uang Asing Palsu senilai Belasan Milyar Rupiah

Barang bukti dan para tersangka pengedar Upal

MN, Jakarta – Jaringan pengedar beberapa jenis mata uang asing palsu berhasil diungkap tim Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang berawal dari laporan masyarakat pada tanggal 4 Juli 2019, terkait adanya peredaran uang palsu (Upal) berbentuk dollar Amerika di wilayah Jakarta Utara.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold EP Hutagalung menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pendalaman, berhasil dibekuk 4 (empat) orang berinisial AR, AS, RVL dan DA di depan Hotel Santika, Kelapa Gading, yang membawa uang dollar Amerika palsu dengan pecahan USD 100 sebanyak 10 ikat.

Dari pemeriksaan, tim Reskrim Polres Pelabuhan Priok kembali menangkap FF, PA dan HS yang juga anggota jaringan pemalsu Upal. Sekaligus ikut mengamankan barang bukti berupa mata uang asing dan surat obligasi (diduga palsu) dari berbagai negara yang diperkirakan nilainya mencapai belasan milyar rupiah.

“Kami telah mengecek uang yang diduga palsu ke Bank, Money Changer bahkan memeriksakan uang dollar tersebut ke pihak Kedutaan Besar Amerika yang seluruh hasilnya menyatakan tidak terdaftar,” jelas AKBP Reynold saat jumpa pers di Kantor Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (11/7).

Data Kepolisian Polres Pelabuhan Priok mencatat barang bukti puluhan mata uang asing palsu antara lain, dollar Amerika, dollar Singapura, ringgit Brunai, mata uang Euro, dollar Kanada, real Brazil, poundsterling UK, rupe Srilangka, dong Vietnam, naira Nigeria, dinar Kuwait, rupe India, kamboja, lira Turki, dan mata uang Korea Utara.

Kini atas perbuatan tersangka para pengedar mata uang dan uang kertas palsu akan dikenakan pasal 244 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun, atau pasal 245 dengan hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

4 hours ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

13 hours ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

2 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

2 days ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

2 days ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

2 days ago