MN, Jakarta – Terminal Petikemas (TPK) Koja bebenah, dalam kurun waktu tak lama, sekitar satu setengah tahun kedepan bakal tersedia crane baru (type super post panamax) sebanyak tiga unit guna mendukung kinerja bongkar muat petikemas yang saat ini berkapasitas 1 juta TEUs.
Nantinya setelah penguatan dermaga sepanjang 600 meter dan beroperasinya tiga unit crane canggih pada tahun 2022, ditargetkan manajemen TPK Koja, throughput terminal petikemas tersebut melampaui “tetangga sebelah” (NPCT 1).
“Crane super post panamax bertujuan mengantisipasi kunjungan kapal yang trennya semakin besar. Seperti OOCL di TPK Koja memakai kapal generasi IV, dengan volume 18 ribu sampai 20 ribu TEUs perbulan,” jelas Sekper TPK Koja, Safuan didampingi Kahumas, Capt Didit Soediyoto usai perayaan HUT TPK Koja ke 22 kepada Maritimnews di Jakarta, Rabu (26/2).
Sedangkan terkait target throughput di tahun 2020 yang sebesar 842.000 TEUs, terang Safuan, manajemen TPK Koja optimis walaupun ada pekerjaan perbaikan dan penguatan dermaga sepanjang 600 meter sejak awal Januari lalu.
“Manajemen juga akan menambah fasilitas eRTG dan head truck pendukung operasional bongkar muat TPK Koja yang harus menyesuaikan container crane super post panamax jangkauan row 27, kami rencanakan on going sekitar awal tahun 2022,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka menyambut Pelindo Day, yang diperingati setiap 1 Oktober, PT Pelindo…
Selamat Hari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tanggal 1 Oktober 2026 untuk usia kelima tahun. Terus…
Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh…
Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 mengalami pertumbuhan hingga Agustus…
Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…