Categories: HankamHLTerbaruTNI AL

KRI Nanggala KRI Nanggala-402 Hilang di Tengah Latihan Torpedo

KRI Nanggala-403

MN, Surabaya – Kapal selam milik TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402, dikabarkan hilang di perairan Laut Bali tatkala menjalani rangkaian latihan rudal yang rencananya akan disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono pada Rabu (21/4).

Kapal selam buatan Jerman Barat tahun 1979 ini, dilaporkan hilang kontak pada pukul 15:00 WITA yang diamini oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Baru izin menyelam, setelah diberi clearance langsung hilang kontak,” ungkap Panglima TNI.

Kepala Dinas TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono memebenarkan tentang kabar ini, di mana hingga saat berita diturunkan posisi dan keberadaan kapal yang merupakan salah satu dari dua kapal selam Kelas Cakra ini belum diketahui.

“Kalau koordinat sulit, areanya saja, di utara Bali. Saya sudah lihat petanya, tapi kita bilang nautical miles, ini lagi dicek,” ungkap Kadispenal.

Perwira tinggi TNI Angkatan Laut dengan satu bintang di pundak ini menyebut kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo.

“Setiap latihan pasti ada komunikasi antara unsur di atas air dan bawah air. Saat komunikasi itu tidak terjadi, maka kita mencari, kok tidak ada laporan di unsur bawah air. Lost contact. Sebelum kapal selam menembakkan dengan peluru perang, itu latihan dulu. Paginya latihan torpedo, latihan dulu, siangnya baru nembak real…,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kadispenal mengungkapkan bahwa per pukul 19.45 WIB, sejumlah KRI beserta bantuan dari Singapura sudah diterjunkan untuk membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. Ia menyebut proses evakuasi akan dilakukan setelah titik hilang kapal selam ditemukan.

“Kita kan sekarang melibatkan beberapa KRI, kita juga minta bantuan Singapura karena punya alat khusus nanti setelah diketahui titik titiknya baru kita lakukan evakuasi,” lanjutnya.

Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan RI (Humas Kemhan) menerangkan bahwa KRI Nanggala-402 seharusnya akan melaksanakan latihan penembakan torpedo di lokasi tersebut. Kapal lain yang seharusnya terlibat latihan pun mencari keberadaan kapal selam hilang itu.

“Pada pukul 07.00 WIB melalui pengamatan udara dengan helikopter, ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam,” terangnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

9 hours ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

2 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

2 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

3 days ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

3 days ago

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

5 days ago