Categories: HLLogistikTerbaru

Dukung Integrasi Layanan Logistik 3 BUMN, SCI Optimis Logistik Makin Lancar

 

Dok: Geliat logistik nasional

 

Jakarta (Maritimnews) – Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengapresiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Logistik BUMN oleh PT Kereta Api Indonesi (Persero)/KAI, PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo, dan PT Pos Indonesia (Persero)/Posindo kemarin (21/2).

Penandatanganan MoU itu merupakan langkah awal ketiga perusahaan BUMN tersebut dalam penataan sistem penyelenggaraan transportasi yang terpadu, efektif, dan efisien menuju pelayanan prima.

Setijadi menjelaskan lima faktor pendorong keberhasilan dan potensi peranan sinergi itu.

“Pertama, kapasitas, infrastruktur, dan keunggulan masing-masing perusahaan itu. KAI mempunyai jaringan rel, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera, yang merupakan moda transportasi yang paling efisien di darat,” ungkap Setijadi, Selasa (22/02).

Data KAI menyebutkan perusahaan ini memiliki 27 multi operator terminal, 12 single operator terminal, dan 23 terminal berpotensi, serta menyediakan layanan kurir dan logistik multimoda.

Sementara, sambung dia, Pelindo mengelola 96 pelabuhan di seluruh Indonesia dan ditunjang oleh empat unit bisnis yaitu: Pelindo Terminal Petikemas, Multi Terminal, Jasa Maritim, dan Solusi Logistik.

“Berdasarkan data Posindo, perusahaan ini mempunyai infrastruktur jejaring dengan 24.000 titik layanan, serta menjangkau semua kota/kabupaten dan hampir semua kecamatan,” jelasnya..

Masih kata dia, Posindo memiliki lebih dari 3.800 kantor pos online, serta dilengkapi electronic mobile post di beberapa kota besar. Posindo mempunyai bidang usaha kurir dan logistik, jasa keuangan, dan properti yang berpotensi penting dalam sinergi itu.

“Kedua, integrasi layanan logistik sangat diperlukan dalam mewujudkan layanan transportasi multimoda yang pada saat ini masih terkendala karena proses yang belum secara end-to-end dan masalah infrastruktur/fasilitas peralihan antar moda,” bebernya.

Ketiga, lanjut Setijadi, potensi captive market perusahaan-perusahaan BUMN dengan volume logistik yang sangat besar karena mencakup berbagai sektor antara lain perkebunan, kehutanan, perikanan, perminyakan, pertambangan, konstruksi, semen, baja, farmasi, dan perdagangan.

“Keempat, potensi non-captive market di luar perusahaan-perusahaan BUMN yang akan diperoleh ketika sinergi ketiga BUMN itu menghasilkan efisiensi yang tinggi,” ungkapnya.

“Kelima, konektivitas logistik nasional akan terbantu dengan infrastruktur dan fasilitas ketiga BUMN itu berikut rencana pengembangannya termasuk dengan melibatkan perusahaan-perusahaan BUMN konstruksi,” bebernya lagi.

Setijadi berharap sinergi ketiga BUMN itu tidak memunculkan praktik monopoli. Kolaborasi dengan perusahan-perusahaan BUMN lain dan swasta tetap diperlukan untuk menghasilkan efisiensi dan nilai tambah yang lebih tinggi dalam pelayanan logistik. (*)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

1 day ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

4 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

6 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

1 week ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago