AP2I Berhasil Perjuangkan Pengembalian Biaya 8 Calon Awak Kapal Ikan Asal Tegal  

 

Proses Tripartit di Kantor Kemenaker.

 

Jakarta (Maritimnews) – Asosiasi Pekerja Perikanan Indonesia (AP2I) berhasil memperjuangkan pengembalian biaya penempatan sebesar Rp80 juta kepada 8 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) awak kapal perikanan yang gagal diberangkatkan atas nama (inisial) AM, ED, A, AA, MB, S, TW, dan M. Sebelumnya mereka dijanjikan akan ditempatkan di atas kapal penangkap ikan berbendera Prancis oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT. JFA Cabang Kota Tegal.

Setelah melalui proses perjuangan yang cukup panjang, permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara Tripartit dengan pihak-pihak yang hadir di antaranya seorang perwakilan awak kapal dan pengurus AP2I selaku kuasa dari 8 awak kapal, Direktur Utama PT JFA Pusat dan perwakilan PT JFA Cabang Kota Tegal, serta dari unsur pemerintah sebagai fasilitator adalah pejabat pada Direktorat Bina Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Dit. Bina P2PMI) Kementerian Ketenagakerjaan.

Pertemuan Tripartit tersebut berjalan lancar dan dilakukan di Ruang Rapat Desmigratif Dit. Bina P2PMI Kemenaker pada Kamis, 14 April 2022 dengan hasil kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara Rapat.

Berita acara tersebut memuat, pertama, PT. JFA akan mengembalikan biaya penempatan 8 CPMI dengan rincian biaya masing-masing CPMI sejumlah Rp10.000.000,- yang mana total keseluruhan sejumlah Rp80.000.000,- dengan waktu pengembalian paling lambat 2 bulan terhitung sejak Berita Acara ini dibuat dan dilaporkan ke Kemenaker.

Kedua, adapun pengembalian biaya penempatan 8 CPMI oleh PT. JFA dilakukan dengan skema 2 (dua) kali pembayaran sejumlah Rp40.000.000,- /per pembayaran yang mana metode pembayaran via transfer ke masing-masing rekening CPMI dan harus dibayarkan paling lambat pada tanggal 29 April 2022 sebelum jam 15.00 WIB (pembayaran ke-I) dan tanggal 30 Mei 2022 (pembayaran ke-II).

Apabila poin 1 dan poin 2 tidak terlaksana, maka pihak Kemenaker akan melakukan Langkah-langkah penanganan permasalahan terhadap PT JFA dengan merekomendasikan untuk diberikan Sanksi Administratif dan Pencairan Deposito.

Berita Acara Rapat tersebut ditandatangani oleh para pihak meliputi Direktur Utama PT JFA dan Staf PT JFA Cabang Kota Tegal, Pengurus AP2I selaku Kuasa dari 8 CPMI, 1 CPMI perwakilan 8 CPMI, dan 4 orang Pejabat Dit. Bina P2PMI Kemenaker selaku saksi-saksi. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

2 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

4 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago