Categories: TerbaruTNI AL

Gedung Mako Lanal Kendari Landasi Semangat Oputo Yi Koo

 

Gedung Mako Lanal Kendari ‘Oputa Yi Koo’.

Kendari (Maritimnews) – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono meresmikan Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari, Selasa (13/12). Mako Lanal Kendari yang baru ini untuk mendukung kinerja TNI AL yang bertugas di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Saya mewakili Kepala Staf Angkatan Laut, hari ini meresmikan Gedung Markas Komando Lanal Kendari Oputa Yi Koo. Ini merupakan sinergi antara TNI AL dengan pemerintah daerah,” kata Wakasal.

Saat meresmikan gedung baru Mako Lanal Kendari, Wakasal didampingi Gubernur Sultra Ali Mazi. Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari yang baru berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Gedung Mako tersebut dinamakan Oputa Yi Koo yang merupakan salah satu nama Pahlawan Nasional dari Pulau Buton.

Kedatangan Wakasal disambut dengan Jajar kehormatan dan Valreep dilanjutkan dengan tradisi ritual kearifan lokal serta Tarian adat khas Sultra.

Dalam sambutannya, Wakasal menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut mempunyai tugas yang berhubungan dengan maritim. Pertama menjaga kedaulatan wilayah NKRI dan kedua  menjaga keamanan laut.

“Bagi Angkatan Laut tidak akan pernah satu sendok air laut pun lepas dari NKRI, itu moto kami,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara maritim yang sangat luas sehingga dibutuhkan alat untuk melaksanakan pengamanan dengan baik berupa kapal, pesawat terbang, dan pangkalan.

Peresmian Gedung Mako Lanal Kendari dengan luas bangunan 1.288 meter persegi dan fasilitas pangkalan yaitu Dermaga Lanal Kendari dengan Panjang 150 M² ditandai dengan penekanan Tombol Sirine, pembukaan selubung dilanjutkan dengan Penanda Tanganan Prasasti Mako Lanal Kendari, Dermaga Lanal Kendari serta Peresmian Posal Konawe Utara, Posal Torobulu, Posal Kolaka dan Posal Wangi-wangi.

Selain itu dilaksanakan Pengguntingan Pita sebagai tanda peresmian Mako Lanal Kendari yang dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas yang ada.

Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono menyebutkan TNI Angkatan Laut terdiri atas empat hal. Pertama, kapal atau KRI, kedua pesawat udara, ketiga tank marinir, dan keempat pangkalan yang di sebut Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).

Wakasal menerangkan fungsi pangkalan sangat strategis. yakni untuk bekal ulang satuan-satuan operasi yang melaksanakan kegiatan operasi di wilayahnya. Di samping itu, TNI AL mempunyai tugas melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan.

Peresmian Mako Lanal Kendari ini juga merupakan Salah satu program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam pembangunan dan peningkatan sarana prasarana TNI AL untuk mendukung pelaksanaan tugas operasi. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Terkendali

Jakarta (Maritimnews) - Aktivitas kunjungan kapal dan arus petikemas pasca Lebaran di lingkungan IPC TPK…

2 days ago

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

6 days ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

6 days ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

1 week ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

1 week ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

2 weeks ago