AS – Filipina Gelar Latihan Militer Terbesar di LCS, Panglima TNI Tegaskan Sikap Indonesia

 

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Dok Foto: Istimewa.

Jakarta (Maritimnews) – Indonesia siap mengusir latihan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Filipina di Laut China Selatan (LCS) bila dilakukan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Hal itu ditegaskan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI beberapa waktu lalu.  

“Latihan militer AS dan Filipina boleh-boleh saja selama tidak berada di wilayah ZEE kita,” ucap Yudo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/4).

Indonesia yang menganut politik luar negeri bebas aktif dan berkomitmen selalu menjaga perdamaian kawasan tidak akan tinggal diam jika kepentingan nasionalnya diusik.

Berdasarkan UNCLOS 1982, Indonesia memiliki hak berdaulat hingga 200 mil atau yang disebut dengan ZEE. Di Kepulauan Natuna, wilayah ZEE Indonesia menjorok hingga Laut China Selatan, yang sejak tahun 2015 menjadi daerah konflik atau sengketa dari beberapa negara.

Sementara, Indonesia telah menyampaikan sikap politiknya menjadi negara yang tidak turut terlibat dalam sengketa tersebut. Indonesia hanya berkepentingan di dalam menjaga ZEE dan Landas Kontinen sesuai peraturan yang berlaku.

Yudo meyakini bahwa AS dan Filipina sangat memahami aturan internasional dan bagaimana sikap Indonesia. Pasalnya, selama ini pimpinan militer kedua negara juga melakukan komunikasi intens dengan Panglima TNI dan jajaran petinggi TNI lainnya.

“Kalau dia latihan di laut bebas di utara Zona Ekonomi Eksklusif ya silakan, itu haknya mereka. Tapi ketentuan latihan harus izin. Kalau enggak izin berarti akan melanggar,” tegasnya.

Tentara AS-Filipina menggelar latihan militer gabungan terbesar mulai Selasa (11/4) dan  akan berlangsung hingga 28 April 2023. AS berjanji membela Filipina di Laut China Selatan yang penuh sengketa.

Dilansir dari AFP, latihan kali ini untuk pertama kalinya akan mencakup latihan tembakan langsung di Laut China Selatan, yang hampir seluruhnya diklaim oleh China. (*)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Semester I/2026, Throughput IPC TPK Meningkat 7 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid…

1 day ago

Mengawal Meritokrasi BUMN; Mengapa JOB BIDDING Jangan Menjadi Alat Menghukum Pengalaman

Oleh: Djusman H Umar Praktisi Ketenagakerjaan & Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu (FSP BUMN Bersatu)…

1 day ago

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

3 days ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

3 days ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

4 days ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

5 days ago