Gandeng Pemkab, UMRAH Bangun Pusat Riset Laut Natuna Utara

 

Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti menerima sertifikat hibah lahan dari Bupati Natuna Wan Siswandi. Dok Foto: Istimewa.

Tanjung Pinang (Maritimnews) – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menerima hibah lahan dan sertifikat hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Natuna beberapa waktu lalu. Lahan seluas lebih-kurang 14 hektare itu akan dijadikan lokasi pengembangan pusat riset Laut Natuna oleh UMRAH nantinya.

Dengan hibah ini, universitas negeri di Bumi Segantang Lada untuk mewujudkan rencana itu semakin terakselerasi.

Pusat Riset Laut Natuna Utara atau Natuna North Sea Research Center (NNSRC) merupakan bentuk sumbangsih UMRAH dalam mengembangkan potensi Natuna sebagai lokus riset yang ditujukan untuk menggali potensi sumber daya hayati dan nonhayati di laut tersebut.

“Diharapkan, melalui pembangunan ini dapat mendatangkan para peneliti dari tingkat nasional maupun tingkat dunia untuk meneliti kekayaan sumber daya alam Laut Natuna. Dalam perspektif kedaulatan, NNRSC ini juga akan menjadi soft diplomacy klaim laut Natuna Utara,” ujar Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti dalam keterangannya kepada media, Selasa (25/7).

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Natuna yang telah menghibahkan lahannya untuk pembangunan Pusat Riset yang UMRAH inisiasi,” tambahnya.

UMRAH telah menjajaki upaya awal secara progresif dan optimal untuk meyakinkan beberapa instansi dan kementerian agar mendukung pembangunan fasilitas penelitian itu. Di antara yang sudah dikomunikasikan adalah Dirjen Dikti-Kemendikbudristek, BRIN dan juga Bappenas.  Dukungan dari pemerintah sangat diharapkan guna mempercepat upaya memajukan Natuna sebagai beranda dan etalase Republik Indonesia di utara nusantara.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Rodhial Huda, menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat lahan hibah di Desa Pian Tengah Kecamatan Bunguran Barat merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan pusat riset yang digagas UMRAH.

Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi, mengakui bahwa salah satu kelemahan Pemkab Natuna adalah belum adanya perguruan tinggi negeri di kabupaten ini sehingga peran UMRAH diharapkan dapat membantu Pemda.

Ia juga menambahkan, melalui pembangunan pusat riset dapat memberikan manfaat, di antaranya, membantu merancang arah pembangunan ilmiah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus pembangunan peradaban bumi maritim di Natuna, dan meningkatkan pembangunan SDM Natuna untuk mengelola SDA di masa mendatang.

“Peran UMRAH juga diharapkan dapat mengangkat posisi Natuna di tingkat nasional yang jika dilihat dari sisi peta Laut China Selatan, Natuna merupakan episentrum ekonomi baru dengan 25% SDA migas dan 25% SDA perikanan,” pungkasnya.(*)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

2 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago