Categories: PelabuhanTerbaru

Pelindo Cilacap dan Kementan Bakal Bangun Instalasi Karantina Hewan

Pelindo dan Kementan usai penandatanganan MOU pembangunan IKH di Pelabuhan Cilacap

Cilacap (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Cabang Cilacap bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI melalui  Badan Karantina Indonesia bakal membangun Instalasi Karantina Hewan (IKH) di Pelabuhan Cilacap. Langkah strategis ini menjadi komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya dalam penyediaan dan distribusi ternak sapi impor.

Sebelumnya Pelindo Regional 3 dan Balai Karantina Hewan melakukan MOU pembangunan IKH di Pelabuhan Cilacap. Pembangunan instalasi karantina hewan di Pelabuhan Cilacap diharapkan rampung dan dapat beroperasi dalam waktu dekat, seiring dengan meningkatnya kebutuhan distribusi hewan ternak di wilayah Indonesia bagian barat.

Sebagai langkah awal dalam persiapan pembangunan IKH tersebut, disiapkan lahan seluas mencapai 84.800 m² di lingkungan Pelindo Tanjung Intan, yang ditargetkan Istalasi Karantina rampung dibangun dan bisa beroperasi pada tahun 2026.

GM PT Pelindo Regional 3 Tanjung Intan, Miftah fajrisal menjelaskan, sejak awal tahun 2025 di pelabuhan Cilacap telah menerima sebanyak 1.138 ekor sapi impor asal Australia yang dibongkar melalui layanan operasi terpadu, mulai dari stevedoring, cargodoring, hingga pengangkutan menuju lokasi karantina hewan yang telah disiapkan. Diproyeksikan, pada bulan September 2025, akan kembali datang sebanyak 1.500 ekor sapi melalui pelabuhan ini.

“Pelabuhan Tanjung Intan memiliki segala fasilitas dan layanan dalam mendukung program ini, dari sisi layanan kami siapkan stevedoring, cargodoring, dan  pengangkutan hingga lokasi karantina hewan kami sediakan. Dari sisi geografis pun pelabuhan kami sangat strategis karena berdekatan dengan asal sapi yaitu Australia,” terang Miftah fajrisal di Cilacap, Jumat (4/07).

Sementara itu, Sekretaris  Utama Badan Karantina Hewan Shahandra Hanitiyo dalam kesempatan lain mengatakan Instalasi karantina yang akan dibangun ini dirancang untuk mempercepat proses bongkar muat dan memastikan seluruh ternak menjalani proses karantina yang sesuai standar kesehatan, sebelum didistribusikan ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jakarta.

“Ketersediaan instalasi karantina yang representatif akan meningkatkan pengawasan dan pencegahan penyakit hewan, yang pada akhirnya berkontribusi pada keamanan pangan nasional, kami juga berterimakasih pada Pelindo atas komitmennya mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

(Bayu Jagadsea/MN)

Yudha Prima Putra

Share
Published by
Yudha Prima Putra

Recent Posts

Tingkatkan Daya Saing, IPC TPK Panjang Punya QCC Post Panamax

Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…

2 days ago

Pengembangan Pelabuhan Korido Dapat Dukungan Penuh Pemprov Papua

Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…

4 days ago

Forum Kehumasan Pelindo 2026 Dihadiri Achmad Muchtasyar di Makassar

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…

5 days ago

Koperasi KS TKBM Pelabuhan Priok Gelar RAT 2026 Tema Akselerasi Digitalisasi

Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…

6 days ago

Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya Jelang Idul Adha 1447 H

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

6 days ago

IPC TPK Panjang Moncer, Tingkatkan Efisiensi Ekspor

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…

7 days ago