Dok Foto: nhandan.vn
MN, Jakarta-Lebih dari 5.000 orang berpartisipasi dalam “Jalan Kaki 2025 untuk Korban Agen Oranye/Dioksin” di Taman Budaya Dam Sen di Kota Ho Chi Minh pada Minggu, menandai peringatan 64 tahun Bencana Agen Oranye/Dioksin Vietnam setiap 10 Agustus.
Di antara para peserta adalah Mantan Presiden Negara Bagian Nguyen Minh Triet, mantan Wakil Presiden Truong My Hoa, dan Ibu Tran To Nga, seorang warga negara Prancis keturunan Vietnam dan korban Agen Oranye yang telah menghabiskan lebih dari sepertiga hidupnya untuk memperjuangkan keadilan bagi para korban Agen Oranye/Dioksin di pengadilan internasional.
Turut hadir para pemimpin Asosiasi Vietnam untuk Korban Agen Oranye/Dioksin, duta besar, konsul jenderal, perwakilan dari misi diplomatik asing, serta LSM Prancis, AS, dan Korea.
Dalam acara tersebut, penyelenggara memberikan 20 bingkisan dan 5 kursi roda kepada para korban Agen Oranye/Dioksin. Banyak organisasi dan individu yang berkontribusi pada Dana “Untuk Korban Agen Oranye/Dioksin” Kota Ho Chi Minh.
Menurut Asosiasi Kota Ho Chi Minh untuk Korban Agen Oranye/Dioksin, 4,8 juta warga Vietnam terpapar Agen Oranye/Dioksin akibat bahan kimia yang digunakan oleh militer AS selama perang di Vietnam. Sejak 1975, hampir satu juta orang telah meninggal akibat efek jangka panjang Agen Oranye/Dioksin. []
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…