Categories: SDM Maritim

Klinik Utama SMM BKKP Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

Jakarta (Maritimnews) – Klinik Utama Sentra Maritim Medika (SMM) yang dikelola oleh Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) sebagai unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, diawal tahun 2026 resmi meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai predikat tertinggi dalam sistem akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), Wisnu Wardana menjelaskan, bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan berkelanjutan yang diinisiasi pada tahun 2025, melalui tahapan persiapan, pembenahan, dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan klinik.

Dalam perjalanannya, terang Wisnu, Klinik Utama SMM menghadapi berbagai tantangan, antara lain penyesuaian terhadap standar akreditasi yang terus berkembang, penguatan tata kelola klinik sesuai regulasi kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia lintas profesi, hingga pembangunan budaya mutu dan keselamatan pasien yang konsisten dalam praktik sehari-hari.

Tantangan lainnya mencakup integrasi sistem pelayanan, pemenuhan sarana dan prasarana, disiplin dokumentasi, serta konsistensi penerapan standar operasional prosedur di seluruh lini layanan.

Sebelum meraih Akreditasi Paripurna, Klinik Utama SMM juga telah lebih dahulu memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, yang menegaskan komitmen klinik dalam menerapkan manajemen berbasis mutu, kepuasan pengguna jasa, dan perbaikan berkelanjutan.

Sertifikasi ISO 9001:2015 tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesiapan sistem dan tata kelola klinik hingga mampu memenuhi standar akreditasi tertinggi dari Kementerian Kesehatan.

Melalui komitmen pimpinan dan kerja kolektif seluruh jajaran, berbagai tantangan tersebut dijawab dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), penguatan manajemen risiko, audit mutu internal yang berkesinambungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Upaya ini mengantarkan Klinik Utama SMM dinyatakan memenuhi dan melampaui standar nasional pelayanan kesehatan, baik dari aspek manajemen, pelayanan klinis, maupun keselamatan pasien.

Selama ini, lanjut Wisnu, Klinik Utama SMM secara konsisten menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan kesehatan pelaut dan awak kapal (medical check-up pelaut), layanan kesehatan kerja dan ketenagakerjaan, pemeriksaan kesehatan umum, layanan rujukan dasar, layanan penunjang medis, serta layanan promotif dan preventif kesehatan bagi masyarakat maritim. Layanan tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sektor pelayaran, kepelabuhanan, dan masyarakat maritim secara profesional dan terstandar.

Pencapaian Akreditasi Paripurna ini juga memiliki makna strategis dalam konteks reformasi birokrasi dan kesiapan penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU). Standar mutu dan tata kelola yang telah terpenuhi mencerminkan kesiapan organisasi dalam menjalankan pelayanan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kinerja, sekaligus menjadi fondasi penguatan transformasi layanan BKKP ke depan.

Akreditasi Paripurna tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Desember 2030, dan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan Klinik Utama SMM.

Wisnu Wardana menegaakan, bahwa capaian ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sarat tantangan dan pembelajaran organisasi.

Keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna yang didukung oleh penerapan ISO 9001 sebelumnya, merupakan bukti komitmen BKKP dan Klinik Utama SMM dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien, dan profesionalisme, sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat transformasi layanan kesehatan maritim yang adaptif, berdaya saing dan berkelanjutan.

(Bayu Jagadsea/MN)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

FSP BUMN Bersatu Dukung Program Streamlining Danantara

Jakarta (Maritimnews) - Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu mendukung program streamlining atau perampingan struktur…

12 hours ago

Say No To IPO; Pelindo Lebih Bermanfaat Tanpa Pasar Modal

Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…

1 day ago

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

1 week ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

1 week ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago